Cegah Kebakaran Kapal, Polresta Pati IngatkPekerja Las Wajib Sedia APAR

  • 23 Agt 2026 09:45 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Pati – Satpolairud Polresta Pati memperkuat upaya pencegahan kebakaran kapal melalui program SIPOLACEKAL atau Polisi Polairud Cegah Kebakaran Kapal. Program tersebut dilakukan melalui patroli rutin dan edukasi keselamatan kepada anak buah kapal serta pekerja yang melakukan pekerjaan berisiko menimbulkan api, seperti pengelasan dan penggerindaan.

Salah satu kegiatan SIPOLACEKAL dilakukan di atas KM Sinar Mandiri GT 56, Sabtu 22 Agustus 2026. Personel Satpolairud Polresta Pati memantau langsung aktivitas pekerjaan panas sekaligus memastikan pekerja menerapkan prosedur keselamatan.

Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan mengatakan, pekerjaan seperti pengelasan dan penggerindaan memiliki potensi memicu kebakaran apabila dilakukan tanpa pengamanan yang memadai.

“Melalui SIPOLACEKAL, kami melakukan pencegahan sejak dini dengan memberikan edukasi dan imbauan kepada pekerja agar selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan pekerjaan panas, baik pengelasan maupun penggerindaan,” kata Hendrik.

Petugas mengingatkan pekerja untuk mewaspadai percikan api, terutama ketika pekerjaan dilakukan di sekitar kapal yang sedang tambat labuh. Percikan dari proses pengelasan maupun penggerindaan dapat memicu kebakaran apabila mengenai material yang mudah terbakar.

Selain memberikan imbauan, petugas juga memeriksa kesiapan peralatan pemadam di lokasi pekerjaan. Para pekerja diminta memastikan tersedia alat pemadam api ringan atau APAR, karung goni basah, serta pompa air sebagai langkah antisipasi apabila terjadi keadaan darurat.

“Penanganan awal yang cepat sangat penting untuk mencegah api berkembang menjadi kebakaran,” ujarnya.

Dalam patroli tersebut, personel juga memberikan peringatan langsung kepada pekerja pengelasan, penggerindaan, dan pertukangan agar menggunakan perlengkapan keselamatan serta menjalankan pekerjaan sesuai prosedur.

Dari hasil pemantauan, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Para pekerja juga telah menyiapkan APAR, karung goni basah, dan pompa air sebagai perlengkapan antisipasi kebakaran.

Hendrik menegaskan, program SIPOLACEKAL akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya Polairud Polresta Pati menjaga keselamatan aktivitas di kawasan pelabuhan dan perairan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan kejadian atau kondisi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun keadaan darurat.

“Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 apabila membutuhkan kehadiran polisi atau menemukan kejadian yang memerlukan penanganan,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....