Teguhkan Komitmen Berintegritas, Pemkot Salatiga Siap Kawal Akuntabilitas APBD
- 21 Agt 2026 21:43 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Salatiga – Pemerintah Kota Salatiga menegaskan komitmennya untuk mengawal integritas tata kelola pemerintahan dan menjaga akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah. Penegasan ini diwujudkan melalui kehadiran Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, Sp.OG., bersama Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin dalam Rapat Koordinasi Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis, 20 Agustus 2026.
Rakor strategis ini turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Gubernur Jawa Tengah beserta jajaran, serta jajaran kepala daerah, wakil kepala daerah, dan sekretaris daerah se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Turut mendampingi delegasi Salatiga, Sekretaris Daerah, Inspektur Daerah, dan Plh. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, mengingatkan, integritas kepala daerah merupakan kunci mutlak dalam menjamin Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terserap tepat sasaran. "Harapan kami kembali kepada individu masing-masing kepala daerah, apakah benar-benar bisa menjaga integritas dan mengoperasionalkannya dalam pengelolaan keuangan daerah, sehingga tidak ada satu rupiah pun keuangan daerah yang tidak sesuai dengan peruntukannya," tegas Akhmad.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menekankan bahwa pencegahan korupsi harus dimulai dari fondasi moral para penyelenggara negara. "Pencegahan tindak pidana korupsi merupakan upaya untuk membangun karakter yang betul-betul mempunyai integritas," tegas Luthfi di hadapan seluruh kepala daerah yang hadir.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua KPK Johanis Tanak yang menggarisbawahi bahwa pencegahan korupsi membutuhkan komitmen kolektif seluruh pimpinan daerah. Langkah ini dinilai sangat mendasar agar pemanfaatan APBD dapat berjalan optimal demi percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat luas.
Menanggapi arahan tersebut, jajaran Pemkot Salatiga siap memperketat fungsi pengawasan internal dan transparansi pada setiap tahapan perencanaan hingga eksekusi anggaran program kerja kota. Tata kelola keuangan yang akuntabel dinilai menjadi fondasi utama dalam merealisasikan program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan publik.
Usai mengikuti agenda koordinasi pencegahan korupsi, rombongan pimpinan Pemkot Salatiga melanjutkan agenda peninjauan stan Dekranasda dan UMKM Kota Salatiga dalam ajang Dekranasda Expo dan Festival Jamu & Kuliner XI Tahun 2026. Peninjauan ini sekaligus memastikan dukungan penuh pemerintah kota terhadap promosi dan penguatan sektor ekonomi kreatif lokal. (eka)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....