Hampir 3.000 Orang Bakal Ikuti Upacara HUT ke-81 RI di Simpanglima Semarang
- 13 Agt 2026 13:02 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang akan melibatkan hampir 3.000 peserta dari berbagai unsur termasuk TNI, Polri, ASN, pelajar, santri, dan pramuka.
- Peserta upacara terdiri dari 1.271 tamu undangan, 1.538 peserta upacara aktif, dan 150 personel pendukung dengan total mencapai 2.959 orang.
- Upacara kemerdekaan ini menunjukkan partisipasi luas dari berbagai lapisan masyarakat dan institusi pemerintah serta non-pemerintah dalam memperingati momen bersejarah negara.
RRI.CO.ID, Semarang - Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang akan melibatkan hampir 3.000 orang. Ribuan peserta tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, ASN, pelajar, santri, pramuka, hingga tamu undangan dan pendukung kegiatan.
Rincinya, tamu undangan, dan pendukung upacara mencapai 2.959 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 1.271 tamu undangan, 1.538 peserta upacara, dan 150 personel pendukung.
“Upacara akan dilaksanakan dengan jumlah peserta sekitar lebih dari 1.000 orang, baik elemen masyarakat maupun dari TNI, Polri maupun sipil,” ujar Kepala Biro Umum Setda Jawa Tengah, Laksono Dewanto usai rapat pleno persiapan HUT ke-81 RI di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis 13 Agustus 2026.
Peserta upacara berasal dari berbagai unsur yang merepresentasikan kekuatan dan keberagaman masyarakat Jawa Tengah. Mereka terdiri atas kompi gabungan TNI-Polri, aparatur sipil negara, pelajar, taruna AMNI dan AKPELNI, pramuka, hingga santri.
Laksono menambahkan, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dijadwalkan menjadi inspektur upacara pada puncak peringatan kemerdekaan tersebut. Seluruh rangkaian upacara akan dipusatkan di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, memastikan seluruh persiapan peringatan HUT ke-81 RI telah memasuki tahap akhir. Rapat koordinasi yang digelar lebih difokuskan untuk melakukan pengecekan akhir terhadap kesiapan seluruh panitia dan pihak terkait.
Menurut Sumarno, sejumlah kendala teknis telah teridentifikasi dalam rapat tersebut. Ia meminta seluruh pihak segera menindaklanjuti agar pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
“Hari ini kita lebih ke cross check akhir saja karena kegiatan sudah mulai besok. Insyaallah pelaksanaan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Jawa Tengah berjalan lancar,” katanya.
Selain upacara pengibaran dan penurunan bendera pada 17 Agustus, sejumlah agenda penting telah disiapkan. Rangkaian kegiatan diawali dengan mendengarkan pidato kenegaraan Presiden pada 14 Agustus di DPRD Jawa Tengah.
Agenda lainnya meliputi pengukuhan Paskibraka, apel kehormatan dan renungan suci di TMPN Giri Tunggal, penyerahan bendera Merah Putih, hingga pemberian remisi kepada narapidana. Pada malam hari setelah upacara, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menggelar resepsi kenegaraan yang juga akan diberikan santunan kepada para veteran sebagai bentuk penghormatan atas jasa perjuangan mereka.
Sumarno mengatakan tema HUT ke-81 RI, yakni “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, harus dimaknai lebih luas oleh masyarakat. Kedaulatan tidak hanya menyangkut negara, tetapi juga mencakup kedaulatan pangan, ekonomi, dan berbagai sektor strategis lainnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Jawa Tengah menjadikan momentum kemerdekaan sebagai semangat untuk bergerak bersama membangun bangsa untuk mewujudkan cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. “Mari kita bangkit bersama-sama untuk nyengkuyung kedaulatan Indonesia,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....