Beach Medirun 2026, Lebih dari 600 Peserta Padati Pantai Jetis Purworejo
- 10 Agt 2026 09:12 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo - Pantai Jetis, Desa Patutrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo tampak ramai pada Minggu, 9 Agustus 2026 pagi. Ratusan tenaga kesehatan/ keluarga/ dan masyarakat umum mengikuti Beach Medirun 2026, fun run bertema Sehat Bersama, Layani Sepenuh Hati yang digelar dalam rangka Hari Bakti Dokter Indonesia.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Purworejo dan melibatkan 18 organisasi profesi tenaga kesehatan se-Kabupaten Purworejo ini dilepas langsung oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti. Antusiasme masyarakat jauh melampaui target awal panitia.
“Awalnya kami hanya menargetkan 100 peserta, tetapi antusiasmenya terus meningkat. Sampai penutupan pendaftaran pada 1 Agustus 2026, jumlah pendaftar mencapai sekitar 610 peserta,” kata Ketua Panitia Beach Medirun 2026, dr. Andreas Fredi Arisanto.
Peserta tidak hanya dari tenaga kesehatan, tetapi juga keluarga dan masyarakat umum dari berbagai wilayah di Purworejo. Konsep yang diusung adalah Fun, Back to Nature.
Dengan jarak tempuh 5 kilometer, peserta tidak hanya berlari di aspal. Akan tetapi, juga melewati cor blok, hutan lindung, jalan hotmix, pasir, hingga bibir pantai.
“Di sini tidak ada podium. Ini benar-benar fun, menikmati alam dan keindahan ciptaan Tuhan. Setelah melewati berbagai lintasan, peserta bisa menikmati suasana pantai, matahari terbit, dan deburan ombak,” jelas Andreas.
Selain lari, kegiatan juga diisi zumba, edukasi kesehatan, serta layanan kesehatan gratis berupa pos kesehatan dan fisioterapi untuk peserta dan warga sekitar. Andreas menegaskan, pesan utama kegiatan adalah mendekatkan tenaga kesehatan dengan masyarakat.
“Kami ingin menyampaikan bahwa hidup sehat bukan hanya milik masyarakat perkotaan. Masyarakat di daerah juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan edukasi dan membangun pola hidup sehat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinporapar Kabupaten Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, mengapresiasi kegiatan ini karena mampu menggabungkan olahraga dan pariwisata. Ia berharap konsep serupa bisa dikembangkan di destinasi lain, termasuk kawasan pegunungan dan ekowisata di Kecamatan Bruno.
“Yang menarik, kegiatan ini tidak hanya mendorong pemasyarakatan olahraga di masyarakat, tetapi juga dilaksanakan di kawasan pariwisata. Konsep sport tourism ini bisa mendorong masyarakat hidup sehat, menggerakkan ekonomi, sekaligus mempromosikan destinasi wisata unggulan Kabupaten Purworejo,” katanya.
Senada, Bupati Yuli Hastuti menyebut Beach Medirun sebagai event pertama di Purworejo yang digelar di atas pasir pantai. “Biasanya lari di jalan, tetapi ini di pasir, semoga kegiatan yang baru pertama kali ini bisa terus berjalan setiap tahun dan ditingkatkan lagi,” ujarnya.
Bupati juga berharap kegiatan ini dapat memperkenalkan Pantai Jetis dan wisata pesisir selatan Purworejo ke masyarakat luas, sekaligus menggerakkan UMKM sekitar. “Harapannya, dengan adanya kegiatan ini bisa memperkenalkan lagi kepada orang banyak, tidak hanya orang Purworejo, tetapi juga pendatang dari luar kota,” katanya.
Beach Medirun diikuti berbagai kalangan. Salah satunya Rosita, guru SMP Negeri 13 Purworejo asal Kecamatan Butuh.
“Alasannya supaya sehat dan menambah relasi. Saya sangat senang karena adanya event ini membuat kami lebih bersemangat untuk bangun pagi dan berolahraga,” ujarnya.
Semarak juga terlihat dari penampilan drumband anak PAUD yang mengiringi peserta. Dengan lebih dari 600 peserta, Beach Medirun 2026 membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi sarana kesehatan, kebersamaan keluarga, penggerak ekonomi UMKM, sekaligus promosi pariwisata.(Ags)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....