Ikuti Nikah Maulid di Kanzus Sholawat Pekalongan, 21 Pasangan Dapat Uang Mahar
- 18 Sep 2026 15:50 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Ikuti Nikah Maulid Gratis di Kanzus Sholawat, 21 Pasangan Dapat Uang Mahar
- Peserta Nikah Maulid memiliki rentang usia cukup beragam, mulai dari 19 tahun hingga 55 tahun.
RRI.CO.ID, Pekalongan — Sebanyak 21 pasangan calon pengantin mengikuti Nikah Maulid yang digelar Kanzus Sholawat Kota Pekalongan, Jumat, 18 September 2026. Peserta berasal dari Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, hingga Kabupaten Batang.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan, Jaelani, mengatakan para peserta Nikah Maulid memiliki rentang usia cukup beragam. Mulai dari 19 tahun hingga 55 tahun.
Nikah Maulid menjadi bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini diselenggarakan Kanzus Sholawat bersama Khodimul Maulid Habib Muhammad Luthfi bin Yahya.
Jaelani meyebutkan, Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya pasangan yang memiliki keterbatasan ekonomi. Seluruh rangkaian Nikah Maulid dilaksanakan tanpa dipungut biaya.
Tak hanya bebas biaya, para pasangan juga memperoleh sejumlah fasilitas dari panitia. "Peserta nikah maulid tidak dipungut biaya apapun, mereka malah mendapatkan uang saku dan mahar," katanya.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pernikahan massal masih menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat karena dapat memangkas beban biaya sekaligus menghadirkan suasana pernikahan yang lebih sederhana. Di sisi lain, Nikah Maulid juga menjadi bagian dari tradisi tahunan Kanzus Sholawat yang menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah di sekitar Pekalongan.
Pasangan termuda, Andre dan Melani, warga Panjang Wetan, Kota Pekalongan, menjadi salah satu peserta dalam kegiatan tersebut. Keduanya menilai Nikah Maulid lebih praktis dan memberikan pengalaman berbeda karena dilaksanakan secara bersama-sama.
Andre dan Melani mengatakan, fasilitas yang diberikan pemerintah maupun lembaga masyarakat melalui kegiatan nikah massal dapat membantu pasangan muda memulai kehidupan rumah tangga tanpa harus terbebani biaya besar. “Generasi muda saat ini tidak perlu gengsi mengikuti kegiatan yang difasilitasi pemerintah seperti nikah atau khitan massal,” ucap mereka.
Bagi peserta, fasilitas berupa pakaian, mahar, dan uang saku menjadi bentuk dukungan nyata yang membuat prosesi pernikahan dapat berlangsung lebih ringan. Sementara itu, rangkaian peringatan Maulid Nabi di Kanzus Sholawat masih akan berlanjut. Puncak Maulid Akbar dijadwalkan berlangsung Minggu, 20 September 2026.
Dengan digelarnya Nikah Maulid secara gratis, peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi agenda keagamaan. Akan tetapi juga menyentuh persoalan sosial masyarakat dengan membantu pasangan yang membutuhkan dukungan dalam melangsungkan pernikahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....