Haedar Nashir: Tapak Suci Harus Makin Solid dan Inklusif

  • 08 Agt 2026 10:45 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir berharap Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah menjadi momentum memperkuat organisasi agar semakin solid, berkembang, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi masyarakat serta bangsa. Hal itu disampaikan Haedar Nashir usai membuka Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Sabtu 8 Agustus 2026.

Haedar mengapresiasi kehadiran berbagai unsur dalam pembukaan muktamar, mulai dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Tengah, Wali Kota Semarang, jajaran IPSI dan perguruan pencak silat lainnya, hingga sejumlah anggota kabinet. Setelah kembali mempercayakan Muhammad Afnan Hadikusumo untuk memimpin Tapak Suci, organisasi tersebut diharapkan semakin maju dan mampu memperluas kiprahnya di tengah masyarakat.

"Intinya pertama, berharap bahwa Muktamar ini setelah memilih Saudara Afnan yang juga anggota DPD pada periode lalu untuk memimpin Tapak Suci. Kami harapkan Tapak Suci makin solid, makin berkembang baik dan berkemajuan," ujar Haedar.

Ia menilai Tapak Suci memiliki peluang besar untuk memperluas peran hingga berbagai lapisan masyarakat, termasuk di tingkat internasional. Saat ini, Tapak Suci telah berkembang di sejumlah negara dengan latar belakang masyarakat dan agama yang beragam.

Haedar menegaskan, Tapak Suci merupakan organisasi yang inklusif karena terbuka bagi masyarakat tanpa membedakan jenis kelamin maupun usia. "Tapak Suci ini organisasi yang paling inklusif, tidak kenal jenis kelamin, perempuan laki-laki, tidak kenal tua muda, dan dari manapun bisa menjadi anggota Tapak Suci Putera Muhammadiyah," katanya.

Sebagai salah satu organisasi otonom Muhammadiyah, Haedar berharap Tapak Suci semakin konsisten berkontribusi terhadap kemajuan umat dan bangsa. Menurutnya, nilai iman, takwa, dan akhlak yang menjadi bagian dari pembinaan Tapak Suci dapat membentuk generasi yang kuat secara fisik maupun mental.

Ia mengatakan, pembinaan pencak silat tidak hanya melatih kemampuan fisik, tetapi juga membentuk jiwa kesatria. Karakter tersebut diharapkan berkembang menjadi semangat kenegarawanan, membela masyarakat tanpa membedakan latar belakang serta senantiasa menyebarkan kebaikan. Haedar juga mendorong Tapak Suci terus membangun sinergi dengan pemerintah, TNI, dan Polri dalam upaya memperkuat bela negara.

Dalam kesempatan tersebut, Haedar menjelaskan alasan Tapak Suci memberikan penghargaan pendekar kehormatan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan penghargaan kehormatan kepada Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti. Menurutnya, penghargaan tersebut diberikan karena terdapat kesamaan semangat dalam membela bangsa dan negara serta masyarakat.

"Di mana baik Polri maupun Tapak Suci ingin membela dan terus membela rakyat, membela masyarakat dengan menjunjung tinggi hal-hal yang benar, kemudian membela yang lemah," jelasnya.

Kesamaan lainnya, kata Haedar, terdapat dalam komitmen terhadap penegakan konstitusi dan peraturan yang berlaku. Ia menyebut ikrar Tapak Suci juga menegaskan komitmen untuk membela konstitusi dan peraturan yang berlaku. Hal tersebut dinilai sejalan dengan tugas Polri dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan memastikan konstitusi berjalan.

Selain itu, Haedar menilai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memiliki hubungan yang luas dengan berbagai organisasi kemasyarakatan dan elemen masyarakat, termasuk Muhammadiyah. Menurutnya, hubungan tersebut membuka ruang sinergi yang lebih kuat antara Polri, Muhammadiyah, dan Tapak Suci dalam menjalankan kepentingan masyarakat.

Haedar menegaskan Muhammadiyah dan Tapak Suci akan terus mendukung langkah Polri dalam penegakan hukum dan konstitusi, khususnya dalam menjalankan tugas pelayanan dan perlindungan masyarakat. "Selalu mendukung langkah-langkah Polri untuk penegakan hukum, untuk penegakan konstitusi, dan lebih khusus lagi dalam hal membela masyarakat, Polri untuk masyarakat," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....