Terobosan Pendidikan Hingga Investasi Antar Luthfi Raih Penghargaan Bergengsi
- 08 Agt 2026 10:15 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang - Terobosan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bidang pendidikan, kesehatan, dan investasi mengantarkan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meraih Special Achievement Award dalam ajang Radar Kudus Award 2026. Penghargaan tersebut diserahkan pada malam penganugerahan yang digelar di Kudus, Jumat 7 Agustus 2026.
Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan Ahmad Luthfi yang dinilai mampu menghadirkan inovasi dengan dampak nyata bagi masyarakat. Berbagai kebijakan yang dijalankan juga dinilai berhasil mendorong percepatan pembangunan dan kemajuan Jawa Tengah.
Direktur Jawa Pos Radar Kudus, Baehaqi, mengatakan penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh yang bekerja dengan hati nurani, berani melakukan terobosan, dan menunjukkan dedikasi tinggi untuk masyarakat. Menurutnya, prestasi tidak selalu lahir dari besarnya anggaran atau kemewahan fasilitas, tetapi dari ketekunan, keberanian berpikir, dan kemauan kuat untuk menghadirkan perubahan.
Sejumlah program unggulan Pemprov Jawa Tengah menjadi pertimbangan utama dalam pemberian penghargaan tersebut. Di antaranya Sekolah Kemitraan, Sekolah Vokasi, dan Speling (Dokter Spesialis Keliling) yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Berdasarkan kajian Radar Kudus Institute, program-program tersebut merupakan inovasi yang belum banyak diterapkan di daerah lain. Selain itu, pertumbuhan investasi yang terus meningkat di Jawa Tengah turut menjadi indikator penting dalam penilaian kinerja pemerintahan Ahmad Luthfi.
“Atas berbagai pertimbangan tersebut, tidak berlebihan apabila kami mempersembahkan Special Achievement Award kepada Bapak Ahmad Luthfi sebagai sang Pendobrak Kemajuan Jawa Tengah,” kata Baehaqi. Penghargaan itu menjadi pengakuan atas berbagai langkah progresif yang dilakukan dalam mempercepat pembangunan daerah.
Ahmad Luthfi menegaskan bahwa tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks. Keterbatasan fiskal dan dinamika geopolitik global menuntut kepala daerah untuk tidak sekadar menjalankan rutinitas pemerintahan, tetapi juga menghadirkan solusi kreatif.
Menurutnya, setiap daerah memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan pembangunan yang adaptif. Karena itu, kepala daerah harus mampu menerjemahkan potensi wilayah menjadi kebijakan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Luthfi juga menekankan pentingnya investasi sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih sekitar 15 persen, pemerintah harus terus membuka ruang bagi masuknya investasi baru.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Jawa Tengah terus memperkuat kemudahan perizinan, kepastian hukum, stabilitas keamanan, kesiapan kawasan industri, serta penyediaan tenaga kerja terampil. Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan daya saing Jawa Tengah di tengah persaingan investasi yang semakin ketat.
Salah satu upaya strategis yang dilakukan adalah penyelenggaraan Central Java Investment Business Forum (CJIBF) pada akhir Agustus 2026. Forum tersebut akan mempertemukan Jawa Tengah dengan investor dari berbagai negara guna membuka peluang investasi yang lebih luas.
Luthfi menegaskan seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah memiliki potensi yang dapat dikembangkan. Karena itu, pembangunan harus dilakukan melalui semangat collaborative government agar seluruh daerah tumbuh dan berkembang secara bersama-sama.
Selain pembangunan ekonomi, ia juga menyoroti pentingnya peran media dalam menjaga kualitas demokrasi dan informasi publik. Di tengah derasnya arus informasi digital, media dituntut tetap mengedepankan akurasi, verifikasi, dan tanggung jawab dalam menyampaikan berita.
Menurut Luthfi, media memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah sekaligus kontrol sosial bagi jalannya pemerintahan. Karena itu, prinsip check, recheck, dan final check harus tetap menjadi fondasi dalam setiap proses jurnalistik.
Pemberitaan yang akurat dan berimbang dinilai penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar sekaligus dapat mengawasi jalannya pembangunan. “Media adalah salah satu alat pemersatu bangsa,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi juga menyerahkan Radar Kudus Award 2026 kepada sejumlah kepala daerah di wilayah eks Karesidenan Pati. Penghargaan itu menjadi simbol bahwa inovasi dan keberhasilan pembangunan diukur dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....