Tantingan Jadi Awal Pembentukan Karakter Calon Paskibraka Batang

  • 27 Jul 2026 17:00 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Batang secara resmi memulai rangkaian Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Batang Tahun 2026. Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya pembentukan karakter, kedisiplinan, serta penguatan nilai pancasila sebelum mengemban tugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 75 pelajar terbaik hasil seleksi dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Batang mengikuti rangkaian pemusatan pendidikan dan pelatihan. Selama masa pembinaan, para calon Paskibraka akan mendapatkan materi pembentukan fisik, mental, kedisiplinan, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta penguatan karakter sebagai bekal dalam menjalankan tugas kenegaraan.

Kepala Badan Kesbangpol Batang, Windu Suriadji menjelaskan bahwa pemusatan pendidikan dan pelatihan tidak hanya bertujuan mempersiapkan kemampuan teknis dalam pengibaran bendera, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta jiwa kebangsaan para peserta.

"mudah-mudahan Adik-adik sebagai Paskibraka Kabupaten Batang tahun 2026 bisa melaksanakan tugas dengan baik, tepatnya pada tanggal 17 Agustus tahun 2026. Dan mulai dari pemusatan pelatihan ini, harapan bisa terbentuk fisik, mental, dan juga kepribadian yang baik, utamanya adalah sesuai dengan jiwa Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945," jelasnya saat di wawancarai di depan rumah dinas Bupati Batang, Senin 27 Juli 2026.

Sementara itu, salah satu Capaska Batang Tahun 2026, Bani Erik Prasetya, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari calon anggota Paskibraka setelah melalui proses seleksi yang panjang. "Perasaan saya tentu sangat senang dan bangga, karena menjadi Paskibraka sudah menjadi cita-cita saya sejak lama. Saya terus belajar dan berlatih agar bisa lolos dalam setiap tahapan seleksi," ungkapnya.

Menurutnya, Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera, melainkan sosok teladan yang diharapkan mampu memberikan contoh positif di tengah masyarakat. "Bagi saya, Paskibraka bukan hanya pasukan yang mengibarkan Bendera Merah Putih, tetapi juga generasi muda terbaik yang harus menjadi teladan dan cerminan bagi lingkungan sekitarnya," ujarnya.

Dirinya berpesan kepada generasi muda agar tidak takut bermimpi dan terus berusaha mewujudkan cita-cita melalui kerja keras serta lingkungan pergaulan yang positif. "Tetaplah mengejar mimpi kalian. Belajarlah dengan tekun dan berlatihlah dengan rajin agar cita-cita tidak hanya menjadi impian, tetapi dapat diraih dengan usaha. Hindari pergaulan yang kurang baik dan bertemanlah dengan orang-orang yang membawa pengaruh positif," imbaunya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....