PKKMB 2026, Universitas Muhammadiyah Purworejo Tegaskan Kampus Bebas Rokok

  • 14 Sep 2026 13:33 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo – Universitas Muhammadiyah Purworejo menegaskan penerapan lingkungan kampus bebas rokok dalam pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru dan Masa Ta’aruf 2026, Senin, 14 September 2026. Penegasan tersebut disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Purworejo, Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., di hadapan sekitar 800 mahasiswa baru.

Dalam arahannya, Teguh menekankan dua hal utama, yakni lingkungan kampus bebas rokok dan penjagaan nilai-nilai keislaman. Rektor meminta seluruh mahasiswa, baik mahasiswa baru maupun lama, menjaga nama baik diri, keluarga, dan almamater.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjauhi kekerasan, perundungan, intoleransi, dan narkoba. “Mohon maaf, merokok, kampus kita sudah bebas rokok,” ujar Teguh saat ditemui di Auditorium Kasman Singodimejo.

Teguh menegaskan larangan merokok tersebut berlaku menyeluruh di lingkungan Universitas Muhammadiyah Purworejo. Di tengah pesan pembentukan karakter mahasiswa, ia juga menyampaikan sikap kampus terhadap mahasiswa lesbian, gay, biseksual, dan transgender.

“Sampai ketahuan mahasiswa LGBT, kami keluarkan dari kampus. Kita tegas,” ujarnya.

Dalam sambutan tersebut, belum diuraikan dasar aturan tertulis maupun mekanisme penanganan terhadap mahasiswa yang dimaksud. Sementara itu, kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru dan Masa Ta’aruf 2026 mengusung tema “Generasi Unggul Berdampak bagi Semesta” dan berlangsung pada 14–16 September 2026.

Teguh mendorong mahasiswa baru tidak hanya mengejar ijazah, tetapi juga aktif berorganisasi, membangun jejaring, dan mengasah karakter. “Organisasi jalan, akademik juga jalan, sama-sama jalan,” katanya.

Mahasiswa juga diminta memiliki semangat belajar, jujur, bertakwa, adaptif, dan peduli sosial agar siap mengabdi kepada masyarakat. Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan sirene oleh rektor, dilanjutkan pengenalan fakultas, program studi, dan Pawai Ta’aruf.

Salah satu pemateri pada hari pertama adalah Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla. Jumlah peserta sekitar 800 mahasiswa masih bersifat sementara karena proses daftar ulang masih terus berjalan. (Ags)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....