Lindungi Generasi Muda dari Narkoba, BNNP Jateng Perkuat Gerakan ANANDA BERSINAR
- 27 Jul 2026 16:01 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Badan Narkotika Nasional Provinsi(BNNP) Jawa Tengah memperkuat Gerakan ANANDA BERSINAR sebagai upaya melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Penguatan gerakan tersebut menjadi pesan utama dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang dikemas melalui kegiatan jalan sehat di Kota Semarang, Minggu, 26 Juli 2026.
Kegiatan bertajuk "One Step Against Drugs: Melangkah Bersama untuk Indonesia Bersinar" itu melibatkan Pemerintah Kota Semarang serta berbagai unsur masyarakat. Melalui gerakan tersebut, BNN Jateng mengajak keluarga, sekolah, dan lingkungan untuk bersama-sama membangun ketahanan anak terhadap bahaya narkoba.
Kepala BNN Jateng, Brigjen Agus Rohmat, menegaskan peringatan HANI tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi gerakan bersama untuk melindungi generasi muda sejak dini dari ancaman narkotika.
"Ketika seorang anak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika, yang terancam bukan hanya kesehatannya, pendidikan, cita-cita, dan masa depannya ikut terancam. Pada akhirnya, keluarga dan masa depan bangsa juga terdampak, karena itu pencegahan harus dimulai jauh sebelum anak menjadi korban," ujar Agus.
Ia menjelaskan, Gerakan ANANDA BERSINAR menempatkan anak sebagai subjek utama dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Gerakan tersebut dibangun atas keyakinan bahwa perang melawan narkotika harus dimulai dari keluarga, sekolah, dan lingkungan tempat anak tumbuh.
"Anak tidak cukup hanya diberi tahu bahwa narkoba itu berbahaya. Anak harus memiliki ketahanan diri, mampu mengenali sesuatu yang berbahaya, memilih lingkungan pergaulan yang sehat, berani mengambil keputusan yang benar, dan yang paling penting, berani berkata 'tidak' ketika ada orang yang menawarkan narkoba," ujarnya.
Agus menilai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial. Oleh karena itu, upaya melindungi anak dari narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh BNN atau pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Sebagai bentuk pelibatan generasi muda, BNN Jateng juga mengukuhkan 10 Sobat Bersinar dari kalangan pelajar SMA dan SMK di Kota Semarang. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu mengampanyekan gaya hidup sehat tanpa narkoba sekaligus mengajak teman sebaya berani menolak penyalahgunaan narkotika.
"Kita ingin mereka berdiri di depan dan menjadi bagian dari gerakan pencegahan. Sepuluh Sobat Bersinar yang dikukuhkan hari ini kami harapkan menjadi embrio lahirnya semakin banyak pelajar yang berani menjadi agen perubahan di sekolah dan lingkungan pergaulannya," kata Agus.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyatakan dukungannya terhadap Gerakan ANANDA BERSINAR sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, pencegahan narkoba harus menjadi gerakan bersama agar anak-anak Kota Semarang dapat tumbuh sehat, berkarakter kuat, memperoleh pendidikan yang baik, dan terlindungi dari ancaman narkotika.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....