Polres Pemalang Intensifkan Patroli Karhutla Hingga Edukakasi warga

  • 24 Jul 2026 17:44 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Pemalang – Polsek Pemalang Polres Pemalang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Perhutani, dan sejumlah pemangku kepentingan menggelar patroli gabungan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Pemalang, Kamis 23 Juli 2026. Kegiatan tersebut diisi dengan patroli kawasan hutan, pemasangan banner imbauan, serta edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan karhutla.

Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana melalui Kapolsek Pemalang AKP Agus Soleh mengatakan, patroli dilakukan sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan selama musim kemarau.

Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan memasang banner imbauan di dua titik strategis, yakni di pertigaan Desa Pegongsoran dan perempatan Dusun Pesalakan, Desa Surajaya. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi jalur yang banyak dilalui masyarakat dan berdekatan dengan kawasan hutan.

"Hari ini kita turun bersama untuk memastikan wilayah hutan di Kecamatan Pemalang aman dari potensi kebakaran, sekaligus memasang banner imbauan di titik-titik rawan," ujar Agus Soleh.

Selain melakukan patroli, petugas juga menyampaikan edukasi secara langsung kepada warga yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar kawasan hutan. Masyarakat diimbau agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu kebakaran.

"Beberapa poin imbauan yang kami sampaikan di antaranya tidak membakar hutan, tidak membuka lahan dengan cara dibakar, serta tidak membuang puntung rokok atau benda lain yang dapat memicu kebakaran," katanya.

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat untuk tidak meninggalkan api unggun dalam keadaan menyala serta tidak membakar sampah di sekitar kawasan hutan karena berisiko memicu kebakaran yang sulit dikendalikan.

Menurutnya, Polsek Pemalang akan terus meningkatkan patroli rutin dan kegiatan edukasi kepada masyarakat selama musim kemarau sebagai langkah preventif untuk meminimalkan risiko terjadinya karhutla.

"Mari bersama-sama kita jaga kelestarian hutan, karena dampak kebakaran hutan dan lahan sangat merugikan masyarakat luas, baik dari sisi lingkungan, kesehatan, maupun perekonomian," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Surajaya, mengapresiasi langkah yang dilakukan aparat gabungan dalam mencegah kebakaran hutan.

"Kami merasa terbantu dengan adanya patroli dan sosialisasi ini. Banner yang dipasang juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar hutan. Harapannya tidak terjadi kebakaran selama musim kemarau," katanya.

Melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, Perhutani, dan masyarakat, upaya pencegahan karhutla diharapkan semakin efektif sehingga kawasan hutan di Kecamatan Pemalang tetap terjaga dan terhindar dari ancaman kebakaran selama musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....