Hadapi Kemarau, Perhutani dan Tiga Pilar Perkuat Cegah Karhutla di Grobogan
- 10 Sep 2026 10:54 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Grobogan - Perhutani KPH Telawa bersama TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Karangrayung, Grobogan. Langkah tersebut dilakukan dengan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terutama menghadapi kondisi musim kemarau dengan cuaca panas dan curah hujan rendah yang meningkatkan potensi kebakaran.
Upaya pencegahan dilakukan melalui sosialisasi, penyuluhan, serta penanggulangan Karhutla di Pos Larangan, wilayah kerja RPH Larangan, BKPH Ketawar, Rabu 9 September 2026. Perhutani menilai pencegahan sejak dini penting untuk mencegah api meluas dan sulit dikendalikan ketika terjadi kebakaran di kawasan hutan.
Administratur KPH Telawa melalui Wakil Administratur/KSKPH Telawa, Julie Irahadi, mengatakan pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi dan kepedulian seluruh pihak. Perhutani bersama TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat perlu memperkuat komunikasi serta pengawasan terhadap kawasan hutan, khususnya selama musim kemarau panjang.
“Diperlukan sinergi dengan semua pihak dan kepedulian masyarakat akan bahaya kebakaran hutan dan lahan. Dengan sosialisasi ini diharapkan dapat menekan dan pencegahan dini terjadinya Karhutla,” ujar Julie.
Babinsa Desa Ketro Koramil 14/Karangrayung, Suratno, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran dalam pengelolaan lahan hutan. Menurutnya, kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan harus dibangun sejak dini, baik di sekitar tempat tinggal maupun kawasan hutan.
Suratno menegaskan, jajaran TNI bersama Perhutani, Polri, dan pemerintah desa siap melakukan pencegahan maupun penanganan apabila terjadi Karhutla. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran.
“Bila dijumpai Karhutla jangan sampai kita terlambat mengetahui adanya kebakaran, apabila ada asap atau titik api, segera laporkan. Lebih baik kita mencegah sejak awal daripada api sudah membesar dan sulit dikendalikan,” ucap Suratno.
Kapolsek Karangrayung, AKP Sunarto, mengatakan Polri akan terus mendukung upaya pencegahan Karhutla melalui pemantauan dan patroli bersama. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah yang berpotensi merambat ke kawasan hutan.
“Kami selalu memantau dan melakukan patroli rutin, serta tidak segan-segan menindak proses hukum bilamana terdapat oknum dengan sengaja melakukan pembakaran hutan. Dengan kegiatan ini kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujar Sunarto.
Ketua LMDH Desa Ketro, Nasikun, mengatakan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan memiliki peran penting membantu Perhutani mencegah Karhutla. Menurutnya, kelestarian hutan yang terjaga akan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, termasuk mendukung perekonomian dan kesejahteraan warga desa hutan.
“Dengan kegiatan ini semoga kesadaran pencegahan Karhutla bisa lebih ditingkatkan. Mengingat pentingnya kelestarian hutan bagi masyarakat desa hutan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Nasikun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....