Tak Ada Lagi Kubu, Ketua Baru Polosoro Ajak Bersatu Bangun Desa di Purworejo
- 24 Jul 2026 09:21 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo – Ketua Umum Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa Kabupaten Purworejo (Polosoro) terpilih, Andi Prasetiawan, mengajak seluruh anggota meninggalkan perbedaan pilihan usai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) VIII. Ia menegaskan seluruh kepala desa dan perangkat desa kini harus bersatu untuk memperjuangkan kemajuan desa serta kesejahteraan masyarakat Purworejo.
Musda VIII Polosoro digelar di Ganeca Convention Hall, Kabupaten Purworejo, Kamis, 23 Juli 2026. Forum tiga tahunan tersebut diikuti 185 peserta dari 16 kecamatan untuk mengevaluasi kepengurusan, menyusun program kerja, serta memilih ketua umum periode 2026–2029.
Dalam pemungutan suara dengan sistem One Man One Vote, Andi Prasetiawan yang merupakan Kepala Desa Trirejo, Kecamatan Loano, terpilih sebagai Ketua Umum Polosoro periode 2026–2029. Ia meraih 137 dari 181 suara sah, mengungguli Juminatun, Kepala Desa Langenrejo, Kecamatan Butuh, yang memperoleh 33 suara, serta Hery Dwidoyo, Kepala Desa Sumbersari, Kecamatan Banyuurip, dengan 10 suara.
"Mulai sekarang tidak ada lagi kubu A, kubu B, maupun kubu C. Yang ada hanyalah satu keluarga besar Polosoro. Kita memiliki tujuan yang sama, yaitu memperjuangkan kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Purworejo," ujar Andi.
Andi menyatakan akan membangun organisasi yang terbuka, profesional, dan berintegritas selama masa kepemimpinannya. Ia juga berkomitmen memperkuat advokasi desa, meningkatkan kapasitas aparatur desa, serta memperluas sinergi dengan pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, hingga pemerintah pusat.
Ketua Umum Polosoro demisioner, Suwarto, mengapresiasi pelaksanaan Musda yang berlangsung demokratis dan kondusif. "Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar. Namun persaudaraan harus tetap menjadi yang utama," ujarnya.
Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, mengatakan kepala desa dan perangkat desa memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan publik di tingkat desa. "Kemajuan Kabupaten Purworejo sangat ditentukan oleh tata kelola pemerintahan desa yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik," katanya.
Musda VIII mengusung tema "Polosoro Kuat, Purworejo Hebat: Desa Bersatu, Indonesia Maju" sebagai semangat memperkuat organisasi. Forum tersebut diharapkan semakin memperkokoh peran Polosoro sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....