Purworejo Gelar Festival Literasi 2026, Sejarawan Peter Carey Dijadwalkan Hadir

  • 22 Jul 2026 11:34 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusip) Kabupaten Purworejo berupaya menghadirkan sejarawan dan penulis Peter Carey dalam Festival Literasi Purworejo 2026 yang akan digelar selama 11 hari pada 14–24 Agustus mendatang. Kehadiran akademisi yang dikenal melalui kajiannya tentang sejarah Jawa itu diharapkan menjadi daya tarik sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap sejarah lokal.

Kepala Bidang Perpustakaan Dinpusip Purworejo, Sigit Sudibyo, mengatakan Peter Carey masih dalam tahap konfirmasi untuk hadir, baik secara langsung maupun melalui sambungan daring. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan kembali sejarah Purworejo kepada masyarakat melalui karya-karya ilmiah yang telah banyak ditulis.

"Menghadirkan Peter Carey merupakan bagian dari upaya memperkenalkan kembali sejarah lokal kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat semakin mengenal sejarah Purworejo melalui karya-karya ilmiah yang telah ditulis sehingga tumbuh rasa bangga terhadap warisan budaya daerah," kata Sigit saat dikonfirmasi, Rabu, 22 Juli 2026.

Selain Peter Carey, festival juga akan menghadirkan Dr. Sudibyo, pakar budaya dan sejarah Indonesia, yang akan membahas sejarah Purworejo, Babad Kedung Kebo, hingga kekayaan gastronomi daerah. Sejumlah penulis pilihan dari Gramedia juga dijadwalkan hadir dalam Creative Talk dan Talkshow Penulis.

Festival Literasi Purworejo 2026 digelar dalam rangka memeriahkan HUT Ke-79 Republik Indonesia. Selama 11 hari pelaksanaan, masyarakat akan disuguhi beragam kegiatan edukatif, pameran buku, talkshow, pertunjukan seni, hingga berbagai perlombaan yang melibatkan peserta dari berbagai kalangan usia.

Pameran Buku Utama menjadi salah satu agenda unggulan dengan menghadirkan penerbit nasional, seperti Gramedia, Mizan, dan Paguyuban Penerbit Jogja (PPJ). Ribuan koleksi buku dari berbagai genre akan dipamerkan dan dijual kepada pengunjung.

Sigit menegaskan Festival Literasi bukan sekadar agenda peringatan Hari Kemerdekaan, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menumbuhkan budaya membaca di tengah masyarakat. "Festival Literasi diharapkan menjadi momentum untuk semakin mengobarkan minat baca masyarakat serta memperkuat budaya literasi di Kabupaten Purworejo," ujarnya.

Berbagai kompetisi juga akan memeriahkan festival, di antaranya Lomba Menyanyi Solo untuk kategori pelajar dan umum bekerja sama dengan Radio Irama FM pada 19–21 Agustus 2026. Selain itu, ada Lomba Mewarnai bagi anak PAUD hingga SD kelas 3 pada 23 Agustus 2026, serta Panggung Kreativitas yang memberi ruang bagi sekolah dan komunitas di Purworejo.

Di sisi lain, Dinpusip Purworejo juga terus meningkatkan layanan perpustakaan dengan memperpanjang jam operasional hingga malam hari dan membuka layanan pada akhir pekan. Hingga akhir 2025, Perpustakaan Umum Kabupaten Purworejo memiliki 55.300 koleksi buku fisik dan 9.953 judul buku elektronik.

Pada semester pertama 2026, koleksi tersebut kembali bertambah 1.353 eksemplar buku baru. Penambahan berikutnya dijadwalkan akan dilaksanakan pada Oktober mendatang.

Apresiasi terhadap penyelenggaraan festival datang dari kalangan pendidik. Guru SD Negeri Bener, Rini Wulandari, menilai kegiatan tersebut menjadi sarana belajar yang efektif bagi siswa di luar ruang kelas.

"Mereka bisa langsung bertemu buku, penulis, dan melihat pertunjukan. Harapannya setelah dari sini anak-anak jadi lebih semangat membaca dan mencintai sejarah daerahnya sendiri," ujar Rini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....