Kolaborasi TNI, Polri, dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Kabupaten Semarang

  • 17 Jul 2026 16:22 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kabupaten Semarang – Kolaborasi TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Semarang kembali diperkuat melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026. Sinergi tersebut diarahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

Program tersebut resmi dimulai melalui upacara pembukaan yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cukil, Kecamatan Tengaran, Rabu, 15 Juli 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha bertindak sebagai inspektur upacara yang turut dihadiri unsur Forkopimda, di antaranya Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, Kajari Kabupaten Semarang Dohar Nainggolan, para camat, kepala desa, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan perwira upacara, pemeriksaan pasukan, dan penyematan pita kepada perwakilan personel TMMD. Selain itu, ada penyerahan peralatan kerja, penandatanganan naskah program, hingga pemukulan kentongan sebagai tanda dimulainya pelaksanaan TMMD Reguler ke-129.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat. Di antaranya, bantuan kursi roda, pembagian bibit pohon, penanaman pohon penghijauan, peninjauan stan UMKM, serta peletakan batu pertama pada lokasi sasaran fisik pembangunan.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy mengatakan Polri siap mendukung penuh pelaksanaan program tersebut. TMMD menjadi bentuk sinergi bersama TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan desa.

"TMMD merupakan wujud nyata sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa. Polres Semarang siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan aman, tertib, dan lancar sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.

Pengamanan kegiatan melibatkan personel gabungan dari Polsek Tengaran, Koramil Tengaran, Satlantas Polres Semarang, serta Linmas. Kehadiran personel gabungan tersebut bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Kapolres menambahkan, sinergi seluruh unsur pengamanan menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program pembangunan desa tersebut. “Kami akan terus mengawal pelaksanaan program ini agar seluruh kegiatan dapat berjalan sesuai rencana," ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....