Serbuan Teritorial TNI 2026 Sasar Perbaikan 40 Rumah Tidak Layak Huni di Magelang

  • 17 Sep 2026 14:11 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Serbuan Teritorial TNI
  • Kodim 0705/Magelang
  • Korem 072/Pamungkas
  • rumah tidak layak huni

RRI.CO.ID, Kota Magelang - Kodim 0705/Magelang menggelar Serbuan Teritorial TNI 2026 dengan menyasar memperbaiki 40 unit rumah tidak layak huni di Kota Kota Magelang. Sasaran fisik lainnya perbaikan trotoar sepanjang 2,2 kilometer dengan lebar dua meter di Jalan Gatot Soebroto Kota Magelang.

“Sasaran fisik dalam kegiatan init meliputi rehabilitasi trotoar sepanjang 2,2 kilometer dengan lebar dua meter, juga perbaikan 40 unit rumah tidak layak Pengerjaan melibatkan personel TNI bersama pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat setempat dengan semangat gotong royong,”kata Komandan Kodim 0705/Magelang Letkol Inf Satrio Budi Bowo Leksono,Rabu, 16 September 2026.

Satrio mengatakan, pihaknya menargetkan pengerjaan perbaikan 40 unit rumah tidak layak huni tersebut selesai sekitar dua bulan. Harapannya di akhir 2026 mendatang, rumah tidak layak huni tersebut kembali ditempati warga dalam kondisi lebih layak.

Menurutnya, selain kegiatan fisik berupa perbaikan rumah tidak layak huni dan perbaikan trotoar tersebut, pihaknya juga juga melakukan kegiatan nonfisik. Kegiatan yang dilaksanakan berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan penguatan bela negara dan bakti sosial pembagian bhana kebutuhan pokok, untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.

“Bantuan bahan kebutuhan pokok tersebut diberikan menyesuaikan kemampuan,karena kegiatan tersebut menyasar warga secara luas. Komoditas yang dibagikan antara lain beras, minyak, dan kebutuhan pokok lainnya,” katanya.

Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari operasi militer selain perang. Khususnya, membantu pemerintah daerah dalam menangani persoalan warga.

“Skala pekerjaan yang dilakukan menjadi alasan kegiatan tersebut disebut sebagai 'serbuan'yang bersifat massif. Salah satu contohnya rehabilitasi trotoar sepanjang 2,2 kilometer," katanya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus diikuti dengan kesadaran waega untuk merawat hasil pekerjaan. Tanpa pemeliharaan, infrastruktur yang telah dibangun berisiko cepat rusak dan manfaatnya tidak bertahan lama.

Sementara itu, Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono mengapresiasi keterlibatan TNI dalam mendukung pembangunan dan kegiatan sosial di wilayah Kota Magelang. Kegiatan Serbuan Teritorial TNI tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama agar wilayah teritorial benar-benar berada dalam jangkauan dan pengawasan.

“Melalui pelaksanaan Serbuan Teritorial TNI ini, sinergi lintas sektor diharapkan dapat terus diperkuat untuk mendukung penanganan persoalan masyarakat. Sekaligus, mewujudkan lingkungan yang lebih layak, tertib, sehat, dan inklusif,” katanya. ( wied)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....