Jembatan Merah Putih Presisi Rampung, Akses Warga Klumpit Pati Kembali Normal

  • 16 Jul 2026 18:00 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Jembatan Merah Putih Presisi di Dukuh Bongkar, Desa Klumpit, Kabupaten Pati berhasil diselesaikan setelah proses pengerjaan selama tiga bulan dan diresmikan pada 16 Juli 2026 oleh Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi.
  • Jembatan berukuran 4x8 meter dengan tinggi lima meter ini mengembalikan akses warga yang terputus total akibat banjir dan longsor pada awal tahun, menggantikan jembatan lama yang roboh pada 10 Januari 2026.
  • Infrastruktur jembatan diharapkan mempercepat aktivitas ekonomi masyarakat, memudahkan akses pendidikan anak-anak, serta melancarkan distribusi hasil pertanian dan pelayanan kesehatan di wilayah pedesaan.

RRI.CO.ID, Pati – Jembatan Merah Putih Presisi di Dukuh Bongkar, Desa Klumpit, Kabupaten Pati, resmi rampung dibangun setelah proses pengerjaan selama tiga bulan. Keberadaan jembatan baru tersebut mengembalikan akses warga yang sempat terputus akibat banjir dan longsor pada awal tahun.

Jembatan berukuran 4 x 8 meter dengan tinggi lima meter itu menggantikan jembatan lama yang roboh pada 10 Januari 2026. Peresmian dilakukan Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi, Kamis, 16 Juli 2026.

Kapolresta Pati mengatakan pembangunan jembatan merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Menurutnya, infrastruktur tersebut diharapkan memperlancar kembali aktivitas masyarakat.

"Harapannya, akses warga yang sempat terputus kini kembali lancar dan aktivitas masyarakat bisa berjalan normal. Ketika akses terbuka, anak-anak bisa bersekolah dengan aman dan roda ekonomi warga dapat bergerak lebih cepat," kata Kapolresta.

Ia menjelaskan keberadaan jembatan membawa dampak besar bagi masyarakat pedesaan yang mengandalkan akses jalan sebagai jalur utama aktivitas. Selain memperlancar mobilitas, jembatan juga mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan pelayanan masyarakat.

Kepala Desa Klumpit, Agus Susanto, menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan warga. Menurutnya, masyarakat kini tidak lagi harus memutar melalui jalur yang lebih jauh.

"Jembatan ini mengembalikan akses masyarakat yang sempat terputus total akibat bencana alam awal tahun. Warga kini bisa kembali beraktivitas normal tanpa harus memutar jalur yang jauh dan melelahkan," ujarnya.

Hal senada disampaikan warga Dukuh Bongkar, Siti Sri Hayati, yang mengaku keberadaan jembatan baru sangat membantu mobilitas masyarakat. Selain memperlancar aktivitas sehari-hari, jembatan tersebut juga memudahkan akses menuju fasilitas kesehatan dan distribusi hasil pertanian.

"Saya senang, jembatan sudah selesai dibangun oleh Polresta Pati. Harapannya jembatan ini nantinya dapat dinikmati sampai nanti anak cucu," ujarnya.

Keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Dukuh Bongkar dalam jangka panjang. Infrastruktur tersebut juga menjadi jalur penting yang menghubungkan aktivitas warga setelah sempat terputus akibat bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....