SPAM Akmil Magelang Hasilkan Air Minum Siap Konsumsi dari Keran bagi Para Taruna
- 13 Jul 2026 18:44 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Akademi Militer Magelang
- system penyediaan air minum ( SPAM)
RRI.CO.ID, Magelang – Akademi Militer (Akmil) Magelang kini dilengkapi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang mampu menghasilkan air siap konsumsi langsung dari keran. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan air minum yang aman dan higienis bagi para taruna selama menjalani pendidikan dan latihan.
Pembangunan SPAM tersebut ditinjau Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat mengunjungi kompleks Akmil Magelang, Sabtu, 11 Juli 2026. Dalam kunjungan itu, AHY juga meninjau pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang tengah dikerjakan di kawasan tersebut.
Menurut AHY, ketersediaan air minum yang aman dan higienis menjadi kebutuhan penting bagi taruna karena aktivitas pendidikan di Akademi Militer menuntut kondisi fisik yang prima. "Sebab, para taruna menjalani latihan fisik dengan intensitas tinggi sehingga membutuhkan asupan cairan yang memadai," katanya.
Ia menjelaskan, penyediaan air minum siap konsumsi diharapkan membantu menjaga kebugaran para taruna. Hal ini sekaligus mengurangi risiko dehidrasi selama mengikuti pendidikan di Kawah Chandradimuka.
Air baku SPAM berasal dari jaringan PDAM Kota Magelang dan diolah melalui beberapa tahapan sebelum didistribusikan. Salah satu prosesnya menggunakan teknologi sterilisasi sinar ultraviolet (UV) sehingga air memenuhi standar layak konsumsi.
"Setelah diolah, air minum tersebut akan dialirkan ke sejumlah titik di kompleks Akmil. Distribusi mencakup barak, paviliun, hingga rumah dinas," ujar AHY.
Selain SPAM, pemerintah juga membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) senilai Rp11,4 miliar untuk meningkatkan pengelolaan limbah domestik di lingkungan Akademi Militer. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2026.
"Pengerjaan IPAL sedang proses. Mudah-mudahan Desember akhir tahun ini bisa selesai, sehingga membuat kampus Akademi Militer semakin sehat dan nyaman untuk semuanya," katanya.
Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Jawa Tengah, Nanda Lasro Elisabet Sirait, mengatakan sumber air baku SPAM berasal dari jaringan PDAM Kota Magelang. Instalasi tersebut memiliki kapasitas pengolahan air bersih sebesar 2,5 liter per detik.
Menurutnya, jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 2.500 taruna dan taruni. "Setelah melalui proses pengolahan, air dapat langsung dikonsumsi atau tap water," ujar Nanda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....