BNPB Pulihkan Jaringan Air Bersih 39,8 Kilometer di Lereng Merapi
- 03 Jul 2026 15:38 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Komisi VIII DPR RI
- Badan Nasional Penangggulangan Bencana (BNPB)
- banjir lahar hujan Gunung Merapi
- Jaringan air bersih
RRI.CO.ID, Kabupaten Magelang- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan hasil perbaikan jaringan air bersih sepanjang 39,8 kilometer di tujuh desa Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Jaringan tersebut sebelumnya rusak akibat banjir lahar hujan Gunung Merapi yang terjadi pada 3 Maret 2026.
Perbaikan jaringan air bersih tersebut merupakan hasil kolaborasi BNPB, Komisi VIII DPR RI, dan Pemerintah Kabupaten Magelang. Hal itu diungkapkan Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, usai penyerahan jaringan pipa air bersih di Desa Paten, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jumat, 3 Juli 2026.
“Perbaikan jaringan air bersih, merupakan kolaborasi antara BNPB dengan Komisi VIII DPR RI dan Pemkab Magelang. Perbaikan jaringan air bersih di tujuh desa di lereng Gunung Merapi ini, menindaklanjuti bencana banjir lahar hujan yang terjadi beberapa waktu lalu yang terjadi di wilayah Kabupaten Magelang,” katanya.
Menurutnya, Kabupaten Magelang merupakan salah satu daerah dengan tingkat risiko bencana yang tinggi. Wilayah tersebut berada di kawasan yang rawan terdampak erupsi maupun banjir lahar hujan Gunung Merapi.
Oleh karena itu, keberadaan jaringan air bersih sangat vital bagi masyarakat di tujuh desa lereng Merapi yang terdampak banjir lahar hujan. Pemulihan infrastruktur dasar menjadi salah satu prioritas penanganan pascabencana.
Selain memulihkan jaringan yang rusak, BNPB juga menyiapkan dukungan untuk mengatasi potensi kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Magelang. Bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
“Untuk mengantisipasi potensi kesulitan air bersih di sejumlah wilayah di Kabupaten Magelang, kami menyanggupi perbaikan jaringan air bersih. Apakah nanti akan dibuat jaringan pipanisasi atau akan mengebor sumur yang debet airnya dapat membantu masyarakat yang mengalami kekeringan,” katanya.
Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, mengatakan banjir lahar hujan Merapi pada 3 Maret lalu menyebabkan 3.706 kepala keluarga di tujuh desa mengalami kesulitan air bersih. Setelah dilakukan pemetaan kerusakan, BNPB segera membantu pembangunan kembali jaringan pipa.
“Saat ini jaringan pipa air bersih tersebut sudah terpasang dan sudah bisa dimanfaatkan oleh warga. Ini semua merupakan kolaborasi antara BNPB dengan Pemkab Magelang,” katanya.
Kepala Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Maryono, mengatakan jaringan air bersih telah menjangkau Desa Paten, Sewukan, Sengi, Sumber, Wates, Krinjing, dan Keningar. Selain jaringan pipa, masyarakat juga akan menerima bantuan pembangunan bak penampung air bersih yang hingga kini masih dalam proses realisasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....