Menjaga Stabilitas dan Program Desa Jadi Tantangan Dandim 0710/Pekalongan

  • 10 Jul 2026 12:00 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Menjaga Stabilitas dan Program Desa Jadi Tantangan Dandim 0710 Pekalongan
  • Dandin 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi

RRI.CO.ID, Pekalongan – Pergantian Komandan Kodim (Dandim) 0710/Pekalongan menghadirkan babak baru kepemimpinan di tubuh TNI wilayah setempat. Namun di balik wajah baru tersebut, tantangan lama tetap membayangi, menjaga stabilitas daerah di tengah dinamika sosial serta memastikan keberlanjutan program strategis hingga ke level desa.

Pergantian Komandan Kodim (Dandim) 0710/Pekalongan bukan sekadar rotasi jabatan di tubuh TNI. Di balik seremoni pisah sambut, tersimpan ekspektasi besar terhadap kesinambungan stabilitas wilayah dan keberlanjutan program strategis yang selama ini melibatkan TNI hingga ke level desa.

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan Sukirman secara terbuka menaruh harapan tinggi kepada Dandim baru, Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi, agar mampu melanjutkan bahkan melampaui capaian pendahulunya. berakhirnya masa tugas Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang di Pekalongan dan dimulainya kepemimpinan baru. Namun lebih dari itu, momen ini menjadi titik evaluasi atas peran strategis TNI dalam mengawal program pemerintah daerah.

"Kepada Pak Habibi, Pak Dandim yang baru, tentu kami mengucapkan selamat datang. Kami menunggu karya-karya kita bersama. Selamat datang, dan kami juga siap untuk terus bersinergi dengan Bapak Habibi," katanya, Kamis, 9 Juli 2026.

Selama kurang lebih satu tahun, kepemimpinan Garry Herlambang dinilai tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga menyentuh sektor pemberdayaan masyarakat. Salah satu yang paling disorot adalah keterlibatannya dalam pembentukan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Program KDKMP sendiri bukan tanpa tantangan. Konsolidasi lintas desa, komunikasi dengan kepala desa, hingga pendekatan kepada tokoh masyarakat menjadi pekerjaan kompleks yang membutuhkan kekuatan jaringan sekaligus legitimasi sosial.

Sukirman mengakui, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari pendekatan langsung yang dilakukan oleh jajaran Kodim ke tingkat akar rumput. Model ini dinilai efektif, meski tidak mudah direplikasi tanpa kepemimpinan yang kuat di lapangan.

Di sisi lain, stabilitas wilayah juga menjadi catatan penting. Dalam beberapa momentum krusial, termasuk saat terjadi aksi unjuk rasa, peran Kodim 0710/Pekalongan dinilai cukup signifikan dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Ia menegaskan, kolaborasi TNI dan pemerintah daerah menjadi faktor kunci. “Ini bukan pekerjaan sederhana, tapi melalui koordinasi yang intensif, semua bisa berjalan dengan baik,” ungkap Sukirman.

Kini, tantangan itu beralih ke tangan Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi. Dengan latar belakang sebagai Komandan Batalyon Infanteri 732/Banau di Maluku Utara, ia dihadapkan pada karakter wilayah Pekalongan yang memiliki dinamika sosial berbeda.

Senada, Wali Kota Pekalongan Ahmad Afzan Arslan Djunaid bahkan secara khusus menyoroti pentingnya pendekatan sosial dan komunikasi lintas elemen. Ia menilai kekuatan Pekalongan terletak pada harmoni masyarakat yang harus dijaga melalui sinergi dengan tokoh agama dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Menanggapi hal tersebut, Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi menyatakan kesiapannya untuk beradaptasi. Ia menegaskan akan mengedepankan silaturahmi sebagai pintu masuk membangun sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat.

"Kami mohon bimbingannya, terutama Bapak Walikota, Bapak Bupati, teman-teman Forkopimda, para tokoh agama, masyarakat, dan yang lain-lain, tentunya kami sebagai orang baru masih banyak yang belum kami ketahui. Kami akan banyak bersilaturahmi agar bisa bersinergi dan berbagi dalam kegiatan-kegiatan ke depan," ujarnya.

Pergantian ini pada akhirnya menjadi ujian kesinambungan. Apakah pola kolaborasi yang telah terbangun mampu dipertahankan, atau justru menghadapi tantangan baru di bawah kepemimpinan yang berbeda waktu yang akan menjawabnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....