Hadapi Potensi Karhutla, Perhutani Purwodadi Siagakan Peralatan dan Personel
- 08 Jul 2026 09:08 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Grobogan- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi menyiagakan peralatan dan personel untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Kesiapsiagaan tersebut dipastikan melalui pengecekan sarana dan prasarana di Pos Induk 144 RPH Jangglengan, BKPH Jatipohon, Selasa, 7 Juli 2026.
Pengecekan meliputi berbagai peralatan pengendalian kebakaran, seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), gebyok pemukul api, garuk api, sekop, cangkul, serta perlengkapan pendukung lainnya. Seluruh peralatan diperiksa dari aspek fungsi, kondisi fisik, kelengkapan, hingga penempatannya agar siap digunakan saat dibutuhkan.
Wakil Administratur KPH Purwodadi, Henry Kristiawan, mengatakan kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan kebakaran hutan. Selain itu, kesiapan personel juga menjadi bagian penting untuk memastikan respons cepat saat terjadi kondisi darurat.
"Pencegahan selalu menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, seluruh sarana pengendalian kebakaran maupun peralatan pendukung pengamanan hutan harus dipastikan dalam kondisi siap pakai setiap saat. Melalui pengecekan rutin seperti ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh personel mampu merespons secara cepat, tepat, dan terkoordinasi apabila terjadi potensi gangguan keamanan maupun kebakaran hutan," ujar Henry.
Selain peralatan pemadam, pemeriksaan juga dilakukan terhadap perlengkapan pendukung pengamanan hutan. Peralatan tersebut meliputi pentungan, borgol, senter, alat komunikasi, rompi keselamatan, helm pelindung, sepatu lapangan, serta Alat Pelindung Diri (APD).
"Pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh personel memiliki perlengkapan yang memadai dalam melaksanakan tugas perlindungan hutan secara aman, profesional, dan sesuai standar keselamatan kerja," ucapnya.
Sementara itu, Kepala BKPH Jatipohon, Tutut Sugianto, mengatakan pemeliharaan dan inventarisasi peralatan dilakukan secara berkala. Langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh sarana selalu dalam kondisi optimal saat diperlukan.
"Kami melakukan pemeriksaan berkala terhadap seluruh peralatan pemadam kebakaran dan sarana pengamanan hutan, sehingga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dapat langsung digunakan. Di samping kesiapan peralatan, kami juga terus meningkatkan kewaspadaan petugas melalui patroli rutin, deteksi dini, serta penguatan koordinasi dengan masyarakat sekitar hutan dan para mitra Perhutani," ucap Tutut.
Dukungan terhadap upaya pencegahan karhutla juga datang dari masyarakat desa hutan. Ketua LMDH Jati Makmur, Saryono, menyatakan pihaknya siap bersinergi dengan Perhutani menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran maupun gangguan keamanan.
"Kami sebagai mitra Perhutani siap mendukung upaya perlindungan hutan melalui patroli bersama, penyampaian informasi secara cepat apabila terdapat potensi kebakaran, serta mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan. Kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama karena manfaatnya juga kembali kepada masyarakat," ungkap Saryono.
Melalui langkah tersebut, Perhutani KPH Purwodadi terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau. Sinergi antara petugas dan masyarakat diharapkan mampu menjaga kawasan hutan tetap aman, lestari, dan terhindar dari ancaman karhutla.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....