Harga Material Melambung, Lelang 18 Proyek Jalan di Purworejo Tertahan
- 26 Jun 2026 11:53 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo - Rencana lelang 18 paket proyek jalan dan jembatan di Kabupaten Purworejo tahun anggaran 2026 belum dapat dilaksanakan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) masih menyesuaikan harga satuan pekerjaan menyusul lonjakan harga material konstruksi di pasaran.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Purworejo, Muhammad Ngadnan, mengatakan penyesuaian dilakukan karena harga bahan dan peralatan konstruksi saat ini sudah tidak lagi sesuai dengan Standar Satuan Harga (SSH) yang sebelumnya disusun. Hasil survei lapangan menunjukkan harga material mengalami kenaikan.
“Hasil survei di lapangan menunjukkan harga material saat ini sudah berbeda dengan harga yang kami susun sebelumnya. Kami harus melakukan penyesuaian agar harga yang digunakan dalam proses pengadaan benar-benar sesuai kondisi pasar,” ujarnya, Jumat, 26 Juni 2026.
Menurut Ngadnan, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi salah satu faktor utama yang mendorong naiknya harga material konstruksi, termasuk Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) dan Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC). Kenaikan biaya transportasi juga berdampak pada ongkos distribusi material sehingga memengaruhi keseluruhan biaya pekerjaan.
Kondisi tersebut membuat target fisik pembangunan harus disesuaikan meski pagu anggaran dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tetap tidak berubah. Sebagai gambaran, anggaran yang sebelumnya mampu membangun jalan sepanjang satu kilometer kini hanya cukup untuk sekitar 800 meter.
“Yang berubah adalah target capaiannya, bukan kegiatan atau anggarannya. Semua kegiatan tetap kami laksanakan, namun panjang atau volume pekerjaan harus disesuaikan dengan harga terbaru,” katanya.
Saat ini, DPUPR masih menunggu penetapan harga terbaru dari Bupati Purworejo. Apabila persetujuan diterbitkan pada awal Juli, proses lelang diperkirakan segera dimulai dan kontrak pekerjaan dapat ditandatangani pada pertengahan Agustus 2026.
Ngadnan memastikan seluruh paket pekerjaan tetap akan dilaksanakan dengan mengutamakan kualitas. Menurutnya, spesifikasi teknis tidak akan dikurangi meski terjadi kenaikan harga material agar hasil pembangunan jalan dan jembatan tetap sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Spesifikasi teknis tidak boleh berkurang. Walaupun harga material naik, kualitas pekerjaan harus tetap sesuai standar yang ditetapkan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....