Konsisten Sisihkan Rezeki, ASN Pemkab dan Kemenag Batang Santuni Ribuan Anak Yatim

  • 25 Jun 2026 15:06 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang - Menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Kantor Kementerian Agama(Kemenag) Batang menggelar pentasarufan zakat bagi ribuan yatim dan disabilitas, Kamis 25 Juni 2026. Pentasarufan tersebut terlaksana berkat konsistensi para muzakki ASN dari Kemenag maupun Pemkab Batang menyisihkan sebagian rezekinya bagi mereka yang berhak.

Wakil Ketua Bidang Keuangan dan Pelaporan Baznas Batang, Slamet Siswadi, mengatakan total dana zakat yang disalurkan mencapai Rp350 juta. Dana tersebut dibagikan kepada 1.400 anak yatim dan penyandang disabilitas se-Kabupaten Batang, dengan masing-masing penerima memperoleh santunan sebesar Rp250 ribu.

"Penerima santunan ini difokuskan pada siswa/siswi SD/MI ditambah RA/TK. Besaran Rp250 ribu tiap anaknya, untuk membantu memudahkan para yatim memenuhi kebutuhannya," ungkapnya usai menyerahkan santunan di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Batang.

Slamet menjelaskan, penghimpunan zakat melalui UPZ terus menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, zakat dari ASN Pemkab Batang dan Kemenag Batang tercatat mencapai Rp3,7 miliar.

Khusus hingga Juni 2026, zakat dari ASN Kemenag Batang telah terkumpul sekitar Rp1,3 miliar. Baznas pun terus mendorong ASN yang belum menyalurkan zakatnya melalui UPZ agar turut berpartisipasi, sehingga target penghimpunan zakat tahun ini sebesar Rp5,5 miliar bisa tercapai.

"Alhamdulillah untuk kesadaran berzakat para ASN Kemenag sudah 99 persen. Untuk ASN Pemda, tetap dinanti menyalurkan zakatnya ke UPZ," ujarnya.

Selain santunan konsumtif, Baznas Batang juga menyiapkan berbagai program zakat produktif untuk masyarakat. Program tersebut antara lain pelatihan, bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM, hingga bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu.

Sementara itu, Penyelenggara Zakat Wakaf Kantor Kemenag Batang, Eko Yuni Ariyanto, mengapresiasi sinergi antara ASN Kemenag dan Baznas dalam penyaluran zakat. Kepedulian sosial tersebut merupakan bukti nyata dari 1.060 ASN yang tersebar di berbagai instansi maupun para pendidik yang bernaung di bawah Kemenag.

"Momentum ini jadi bukti keterbukaan kami bersama Baznas menyalurkan zakat kepada yang berhak. Salah satunya, para yatim dan disabilitas," ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....