Perjuangan Ekstra, Pelajar Batang Beberkan Strategi Lolos Paskibraka Jateng
- 09 Sep 2026 13:09 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang - Tak sembarang pelajar dapat menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di tingkat Provinsi Jawa Tengah karena hal ini membutuhkan perjuangan ekstra. Sebagai satu-satunya pelajar pilihan yang mewakili Batang, Hafidz Wibowo Edelwaise Putra pun membagikan strategi kesuksesannya membawa nama daerah melalui jalur Paskibraka.
Berawal dari proses seleksi di tingkat kabupaten hingga lolos tiga besar terbaik, Hafidz mengaku tak mudah untuk maju ke tingkat Jawa Tengah. Pasalnya, meski lolos tiga besar, ia harus bersaing menjadi yang terbaik dari tiga pelajar terbaik Batang untuk mendapatkan tiket masuk jadi calon anggota Paskibraka Provinsi Jawa Tengah.
"Seleksinya sangat beragam mulai dari wawasan kebangsaan, intelegensi umum, kesamaptaan dan kepribadian. Alhamdulillah lolos mewakili Batang, supaya bisa seleksi di provinsi," ujarnya usai ditemui dalam acara pengukuhan Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia Batang di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa, 8 September 2026.
Proses seleksi di tingkat provinsi menempuh waktu hingga beberapa pekan lamanya, hingga mendapat tugas sebagai anggota Paskibraka. "Alhamdulillah saya bersyukur bisa jadi delegasi Kabupaten Batang yang bisa bertemu dengan banyak perwakilan dari daerah lain di Jawa Tengah hingga menambah relasi dan pengalaman, selain bisa mengibarkan Sang Merah Putih dengan lancar," ujarnya.
Didasari keinginan besarnya agar makin banyak generasi muda Batang yang mewakili di Provinsi, ia pun membagikan rahasia dibalik kesuksesannya. "Yang pasti harus banyak latihan fisik lari 12 menit, push up, sit up, tes wawasan kebangsaan, kepancasilaan dipelajari betul-betul karena itu pasti keluar dan materi utama sebagai calon Paskibraka, jangan lupa restu ibu dan banyakin ibadah," ucapnya.
Setelah meraih kesuksesan saat pengibaran Sang Merah Putih di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, ia bercita-cita untuk melanjutkan pendidikannya di sekolah kedinasan. "Kemarin sempat dikasih wejangan sama Bu Penjabat Sekda, biar bisa melanjutkan ke perguruan tinggi, akhirnya berencana untuk lanjut ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri,” ucap pelajar kelas XI SMA Negeri 1 Batang ini.
Melihat prestasi luar biasa dari Hafidz yang merupakan putra dari Sukoningsih seorang ASN di lingkungan Pemkab Batang, Penjabat Sekda Sri Purwaningsih mengapresiasinya. Ia mengaku = sempat teringat dengan prestasi serupa yang dimilikinya ketika bertugas sebagai Paskibraka saat duduk di bangku SMA pada 1985.
"Dulu saya juga Paskibraka, tugasnya pernah di Pasukan Delapan , pernah juga sebagai pembawa bendera. Jadi ketika lihat Dek Hafidz ini senang sekali makanya saya motivasi terus buat meneruskan pendidikan lebih tinggi," ujarnya.
Dengan menjadi anggota Paskibraka, tentu akan memiliki mental kedisiplinan yang luar biasa, karena meski hanya digembleng tiga pekan, hasilnya sangat terlihat berbeda. "Tanggung jawab dan kebersamaannya itu luar biasa, yang bisa jadi modal meraih masa depan lebih baik,' ucapnya.
Ia mendukung penuh apabila Ananda Hafidz ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi berikutnya, baik sekolah kedinasan bahkan mengejar untuk mendapatkan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). "Banyak pilihan di situ, ada S1, S2, S3 untuk mengejar dengan terpilih Paskibraka jadi pintu gerbang meraih cita-cita setinggi langit," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....