MTQ Gajahmungkur Jadi Ajang Pemantapan Kota Semarang Menuju MTQ Nasional 2026

  • 18 Jun 2026 17:23 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Kecamatan Gajahmungkur menjadi bagian dari pemantapan Kota Semarang menuju MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Kegiatan tersebut resmi dibuka di halaman Kantor Kecamatan Gajahmungkur, Rabu, 17 Juni 2026.

Acara berlangsung meriah dengan dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. Hadir pula Kabag Kesra Setda Kota Semarang Elly Asmara, Ketua LPTQ Kota Semarang, serta unsur KUA, MUI, TNI, dan Polri.

Ketua Panitia, Alfrida, melaporkan MTQ tahun ini diikuti 246 peserta. Jumlah tersebut terdiri atas 126 peserta cabang MTQ dan 120 peserta lomba rebana.

Menurut Alfrida, tingginya partisipasi peserta menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap syiar Al-Qur'an. Kondisi ini juga menjadi modal penting bagi Kota Semarang menjelang MTQ Nasional tahun depan.

Alfrida yang juga menjadi Ketua Pelaksana Harian LPTQ Kota Semarang itu mengapresiasi konsistensi pembinaan yang dilakukan Kecamatan Gajahmungkur. Selama ini, kecamatan tersebut dikenal mampu melahirkan peserta berprestasi hingga tingkat provinsi dan nasional.

"MTQ tingkat kecamatan seperti ini merupakan bagian penting dari proses pembinaan berjenjang untuk mencetak qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik. Nantinya dapat mengharumkan nama Kota Semarang," ujarnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kota Semarang Elly Asmara hadir mewakili Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng. Ia menegaskan MTQ tingkat kecamatan merupakan bagian dari persiapan menyambut MTQ Nasional XXXI.

Menurutnya, persiapan tuan rumah tidak hanya menyangkut sarana dan prasarana. Penguatan sumber daya manusia dan syiar Al-Qur'an juga menjadi perhatian penting.

Oleh karena itu, berbagai kegiatan MTQ dari tingkat kelurahan hingga kecamatan terus didorong. Langkah tersebut menjadi ruang pembinaan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.

"Kami ingin MTQ Nasional 2026 tidak hanya sukses sebagai sebuah penyelenggaraan. Akan tetapi juga meninggalkan dampak positif berupa semakin kuatnya budaya Qur'ani, meningkatnya kualitas generasi muda, serta tumbuhnya semangat kebersamaan masyarakat Kota Semarang," ungkapnya.

Elly menambahkan, MTQ Nasional menjadi momentum strategis bagi Kota Semarang. Ajang tersebut dapat menunjukkan wajah kota yang religius, toleran, inklusif, dan siap menyambut tamu dari seluruh Indonesia.

"Pemerintah Kota Semarang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan MTQ Nasional XXXI. Kesuksesan ajang ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi kebanggaan seluruh warga Kota Semarang," ucapnya.

Pembukaan MTQ ditandai dengan pemukulan bedug oleh Kabag Kesra Setda Kota Semarang. Kegiatan ini diharapkan melahirkan bibit unggul sekaligus memperkuat kesiapan Semarang menuju MTQ Nasional XXXI Tahun 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....