Pecah Rekor LEPRID hingga Tanam Pohon Semarakkan APEKSI di Salatiga

  • 24 Jul 2026 19:00 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Salatiga – RRI.CO.ID, Salatiga – Pembukaan Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah (Rakorkomwil) III APEKSI Tahun 2026 di Kota Salatiga berlangsung semarak dengan aksi pemecahan Rekor LEPRID dan penanaman pohon pada Kamis 23 Juli 2026. Gelaran nasional tersebut diawali dengan senam bersama Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., Ketua TP PKK, serta para kepala daerah se-Komwil III APEKSI sebagai simbol kebersamaan.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menegaskan bahwa forum APEKSI bukan sekadar ajang pertukaran gagasan di atas kertas. Beliau mendorong seluruh kepala daerah untuk menjadikan wadah ini sebagai ruang mempererat persaudaraan serta mewujudkan aksi nyata yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Mari jadikan semangat kebersamaan APEKSI sebagai energi untuk memperkuat kolaborasi antarkota, tidak hanya dalam forum, tetapi juga melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat," tegas dr. Robby Hernawan. "Mari bersama-sama berkomitmen mewujudkan kota yang hijau, bersih, dan berkelanjutan melalui penghijauan, pengelolaan sampah, serta pelestarian ruang terbuka hijau," tambahnya.

Suasana pembukaan Rakorkomwil III APEKSI kian semarak dengan suguhan seni pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak. Pentas budaya spektakuler tersebut dibawakan secara kolosal oleh sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK dari seluruh penjuru Kota Salatiga.

Penampilan memukau dari ribuan anak tersebut berhasil mencatatkan sejarah baru dengan meraih penghargaan Rekor Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID). Rekor tersebut dianugerahkan atas kriteria pertunjukan medley lagu dolanan anak dengan jumlah peserta anak PAUD dan TK terbanyak.

Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Salatiga, Ny. Retno Robby Hernawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap pihak yang telah menggembleng kreativitas anak-anak. Beliau menjelaskan bahwa formasi tari yang dibawakan anak-anak bahkan secara khusus membentuk angka 1276, melambangkan usia Hari Jadi Kota Salatiga.

"Hari ini Kota Salatiga berhasil memecahkan rekor dengan melibatkan 1.759 anak dalam pertunjukan tari dan nyanyi," ujar Ny. Retno Robby Hernawan. "Harapannya, anak-anak kita tidak hanya tumbuh cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat serta mencintai budaya, sejarah, dan lingkungan," sambungnya.

Sebagai penutup rangkaian pembukaan, seluruh tamu undangan yang hadir diajak melakukan penanaman pohon tabebuya sebagai simbol kepedulian bersama terhadap kelestarian ekosistem kota. Pada momentum tersebut, Pemkot Salatiga turut menyerahkan cinderamata berupa bibit anggrek sebagai wujud komitmen dalam menyukseskan program "Salatiga Sejuta Anggrek". (eka)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....