Indeks Kerukunan Umat Beragama Jateng Capai 80,07, Wagub: Terjaga Baik
- 15 Jun 2026 22:24 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Kerukunan umat beragama di Jawa Tengah dinilai tetap terjaga dengan baik di tengah tingginya keberagaman masyarakat. Hal itu tercermin dari Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Jawa Tengah yang mencapai angka 80,07.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa kehidupan masyarakat yang beragam di provinsi ini berlangsung harmonis. Kondisi itu perlu terus dijaga melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan tokoh agama.
"Syukur alhamdulillah selama ini semua itu terjaga dengan baik," ujarnya saat menghadiri acara Central Java Prayer Breakfast 2026 yang diselenggarakan Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Provinsi Jawa Tengah di Gedung Grhadika Bhakti Praja Semarang, Senin 15 Juni 2026.
Menurut Taj Yasin, Jawa Tengah merupakan provinsi dengan jumlah penduduk sekitar 37 juta jiwa yang memiliki latar belakang agama, suku, dan budaya yang beragam. Karena itu, menjaga kerukunan menjadi fondasi penting untuk menciptakan stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.
Ia bersyukur kondisi toleransi dan kebersamaan di Jawa Tengah selama ini dapat terpelihara dengan baik. Kerukunan yang terjaga menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah di berbagai sektor.
Taj Yasin juga menyoroti sejumlah daerah di Jawa Tengah yang mendapat pengakuan sebagai kota toleran. Kota Salatiga, Kota Magelang, dan Kota Semarang disebut menjadi contoh keberhasilan dalam membangun kehidupan masyarakat yang inklusif dan harmonis.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada para romo, pendeta, dan umat yang tergabung dalam Bamagnas Jawa Tengah. Menurutnya, dukungan dan doa dari berbagai elemen keagamaan turut berkontribusi dalam menjaga ketenteraman dan persatuan masyarakat.
Ke depan, Wakil Gubernur berharap Bamagnas terus bersinergi dengan pemerintah dalam memperkuat kerukunan umat beragama. Selain itu, organisasi keagamaan juga diharapkan berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
"Saya mengajak seluruh tokoh agama dan elemen-elemen masyarakat Bamagnas untuk selalu menjaga persatuan, memperkuat kerukunan dan membangun kolaborasi demi Jawa Tengah yang harmonis dan sejahtera," ujarnya.
Ketua DPW Bamagnas Jawa Tengah, Yermia Supra menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan. Organisasinya juga akan terus memperkuat pelayanan sosial bagi masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun golongan.
Sementara itu, Sekretaris DPW Bamagnas Jawa Tengah, Gouw Ivan Siswanto, menilai sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah menjadi kunci menjaga harmoni sosial. Kerja sama yang kuat diyakini mampu mendukung terwujudnya Jawa Tengah yang toleran, sejahtera, dan berkeadilan sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....