Wujudkan MPLS Ramah, FKUB Batang Gaungkan Budaya Toleransi
- 16 Jul 2026 09:34 WIB
- Semarang
Poin Utama
- FKUB Kabupaten Batang menggunakan momentum MPLS untuk menanamkan nilai toleransi kepada siswa baru di enam sekolah menengah.
- Ketua FKUB Subkhi menekankan bahwa penanaman nilai toleransi sejak dini penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman Indonesia.
- Program FKUB Goes to School bukan hanya sarana pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga pembentukan karakter pelajar yang menghormati persatuan dan mencegah perundungan.
RRI.CO.ID, Batang – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Batang menjadikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai momentum untuk menanamkan nilai toleransi kepada siswa baru. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, harmonis, dan bebas dari perundungan.
Edukasi toleransi diberikan kepada peserta didik baru di sejumlah SMA dan SMK di Kabupaten Batang. Materi tersebut dipilih karena dinilai relevan untuk membangun sikap saling menghormati sejak awal siswa memasuki lingkungan sekolah.
Ketua FKUB Kabupaten Batang, Subkhi, mengatakan penanaman nilai toleransi sejak dini penting dilakukan agar para pelajar mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman. Menurutnya, sekolah menjadi tempat yang tepat untuk membangun karakter tersebut.
"Semoga dengan materi yang disampaikan dari perwakilan tokoh agama ini bisa menciptakan sikap kesadaran untuk menjaga persatuan dan kesatuan di NKRI ini," ujarnya usai menjadi pemateri di Aula SMA Wahid Hasyim Tersono, Rabu, 15 Juli 2026.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program FKUB Goes to School yang dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut. Program menyasar SMA Negeri 1 Batang, SMA Negeri 1 Bandar, SMK Negeri 1 Blado, SMK Bhapra, SMK Ma'arif NU Limpung, dan SMA Wahid Hasyim Tersono.
Menurut Subkhi, MPLS menjadi momen yang tepat untuk mengenalkan pentingnya toleransi kepada peserta didik baru. "Program tersebut menjadi media bagi siswa untuk saling mengenal dan menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan yang baru," ujarnya.
FKUB Batang berharap program tersebut mampu memperkuat budaya saling menghormati di lingkungan sekolah. Dengan demikian, pelaksanaan MPLS tidak hanya menjadi ajang pengenalan sekolah, tetapi juga sarana membentuk karakter pelajar yang menjunjung tinggi toleransi dan persatuan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....