Lomba Krenova 2026, Siswa Madrasah di Pati Raih Prestasi lewat Inovasi Kelas Pintar
- 12 Jun 2026 10:04 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Lomba Krenova Ajang Adu Kreativitas dan Inovasi
RRI.CO.ID, Pati- Inovasi kelas pintar berbasis Internet of Things (IoT) mengantarkan siswa MA Salafiyah Kajen meraih prestasi membanggakan. Tim asal Kecamatan Margoyoso ini meraih juara dua melalui pengembangan teknologi pendukung konsentrasi belajar siswa, di ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kabupaten Pati.
Ketua tim Krenova MA Salafiyah Kajen, Muhammad Hamdan Yuwafi, menjelaskan sistem memanfaatkan perangkat pintar untuk memantau kondisi belajar siswa. Teknologi tersebut mengukur detak jantung, respons kulit, serta kondisi lingkungan secara real-time melalui server.
"Kami membuat smart band berbasis IoT untuk memantau kondisi fisiologis dan lingkungan kelas secara real-time. Data tersebut membantu mengetahui apakah ruang belajar sudah mendukung konsentrasi siswa atau masih memerlukan penyesuaian," katanya usai menerima penghargaan lomba Krenova, Kamis, 11 Juni 2026.
Perangkat inovasi terdiri atas smart band, sensor lingkungan, diffuser aroma, serta server pemantauan terintegrasi. Sistem kemudian mengolah data untuk menghasilkan rekomendasi peningkatan kenyamanan belajar secara otomatis berbasis teknologi.
Guru Pembimbing, Isyaratus Zakiyah mengatakan inovasi tersebut merupakan pengembangan dari penelitian sebelumnya yang telah disempurnakan. Pembaruan utama dilakukan melalui penerapan kecerdasan buatan yang mampu menganalisis data secara otomatis.
"Inovasi terbaru menggunakan analisis berbasis kecerdasan buatan sehingga rekomendasi sistem berjalan lebih otomatis. Teknologi ini membantu menciptakan suasana kelas yang lebih fokus, nyaman, adaptif, dan objektif," tutur Isyaratus.
Menurutnya, sistem dapat memberikan respons berdasarkan kondisi kelas tanpa menunggu keluhan dari siswa terlebih dahulu. Teknologi tersebut juga mampu mengatur lingkungan belajar melalui rekomendasi suhu, pencahayaan, maupun penggunaan aroma.
Inovasi ini telah diuji pada satu ruang kelas dan masih terus dikembangkan serta membuka peluang penerapan teknologi tersebut pada sekolah maupun madrasahnya. Pencapaian tersebut menunjukkan inovasi teknologi pelajar mampu menjawab tantangan nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.(APB)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....