Kepala BPS Batang: Petugas Sensus Ekonomi 2026 Jangan Kena Kudis, Kurap, dan Kutil
- 09 Jun 2026 14:57 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang, Heni Djumadi, mengingatkan para calon petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) agar tidak terkena "Kudis, Kurap, dan Kutil". Istilah tersebut bukan merujuk pada penyakit, melainkan akronim dari kurang disiplin, kurang rapi, dan kurang teliti yang harus dihindari selama menjalankan tugas pendataan.
Pesan itu disampaikan Heni saat membuka pelatihan calon petugas Sensus Ekonomi 2026 di Hotel Parkside Kota Pekalongan, Selasa, 9 Juni 2026. Pelatihan digelar sebagai upaya menyamakan pemahaman dan standar kerja petugas sebelum terjun ke lapangan.
BPS Kabupaten Batang menyiapkan sebanyak 825 calon petugas yang akan bertugas melakukan pendataan Sensus Ekonomi 2026 mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Para peserta mengikuti pelatihan secara bertahap di sejumlah lokasi yang telah ditentukan.
"Jadi sejak awal tes wawancara sampai sekarang, hindari tiga penyakit, kurang disiplin kudis), kurang rapi (kurap), dan kurang teliti (kutil). Apabila saat masuk ada yang terlambat, langsung saya ganti," ujar Heni.
Ia memastikan kedisiplinan menjadi salah satu aspek penting dalam pelaksanaan sensus. Menurutnya, BPS telah menyiapkan petugas cadangan apabila terdapat peserta yang tidak memenuhi standar yang ditetapkan.
"Langsung akan diganti. Kami punya calon petugas cadangan yang siap bertugas kapan pun," ujarnya.
Pelatihan calon petugas SE2026 dilaksanakan secara serentak di beberapa lokasi, yakni Hotel Parkside Mandarin, Hotel Namira, Hotel Sendang Sari, dan Hotel Kiyana. Kegiatan tersebut menghadirkan instruktur yang kompeten agar para petugas memiliki pemahaman yang sama dalam melaksanakan pendataan.
Heni berharap, melalui pelatihan tersebut, seluruh petugas dapat menjalankan tugas sesuai prosedur. Dengan demikian, akan menghasilkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.
Pembukaan pelatihan turut dihadiri sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah dan instansi terkait. Di antaranya Bapperida, Disparpora, Dinkes, Dinsos, Disdikbud, DPMPTSP, Disnaker, Disperindag, Dispermades, serta Polres Batang.
Salah seorang calon petugas SE2026, Fatika mengaku mengikuti seleksi karena ingin mengembangkan pengalaman yang pernah diperoleh saat bertugas pada Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022. Menurutnya, pelatihan tatap muka menjadi kesempatan untuk memperdalam materi yang sebelumnya dipelajari secara daring sebelum nantinya melakukan pendataan secara door to door di masyarakat.
"Saya bersyukur menjadi bagian dari petugas Sensus Ekonomi 2026. Secara kemanfaatan, dapat membantu pemerintah dalam mengetahui gambaran perekonomian di Kabupaten Batang," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....