Harga Kebutuhan Pokok di Purworejo Stabil, Cabai dan Telur Alami Penurunan
- 06 Jun 2026 09:17 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DINKUKMP) Kabupaten Purworejo memastikan kondisi harga kebutuhan pokok di wilayahnya masih relatif stabil pasca Hari Raya Idul Adha.
Kepala Bidang Perizinan Barang Pokok dan Penting serta Kemetrologian (Perbamet) DINKUKMP Purworejo, Wakhidun, mengatakan pihaknya bersama Kejaksaan, Polres, Bagian Perekonomian, dan Dinas Ketahanan Pangan telah melakukan pemantauan harga di lapangan. “Prinsipnya saat ini kondisi harga kebutuhan pokok masih stabil,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Menurutnya, harga cabai merah saat ini berada di kisaran Rp65.000 per kilogram. Harga tersebut mengalami penurunan dibanding menjelang Lebaran yang sempat mendekati Rp100.000 per kilogram. “Setelah Lebaran sempat turun ke Rp70.000, kemudian naik lagi menjadi Rp80.000, dan sekarang turun menjadi Rp65.000 per kilogram. Sejak pasca Lebaran hingga saat ini harganya relatif stabil,” jelasnya.
Sementara itu, harga minyak goreng masih berkisar antara Rp20.000 hingga Rp22.000 per liter. Untuk minyak goreng kemasan merek Sunco ukuran 2 liter dijual sekitar Rp43.000.
Komoditas telur ayam juga mengalami penurunan harga. "Jika pasca Lebaran masih berada di kisaran Rp27.000 hingga Rp29.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp23.000 hingga Rp24.000 per kilogram di tingkat grosir. Sedangkan harga eceran di pasar sekitar Rp25.000 per kilogram," ucapnya.
Untuk beras, harga masih terpantau stabil. Beras premium dijual sekitar Rp14.500 per kilogram, beras medium Rp13.700 per kilogram, dan beras SPHP sekitar Rp12.000 per kilogram.
Wakhidun menambahkan, pihaknya telah melakukan pemantauan selama dua hari, yakni pada 3 dan 4 Juni. Selain itu, DINKUKMP juga memberikan pembinaan kepada para distributor agar terus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok. “Kami melihat stok masih aman. Mudah-mudahan jika stok aman, harga juga tidak mengalami kenaikan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, tim mendatangi tujuh distributor, antara lain Toko Mekar Jaya Katerban, Toko Budi Kutoarjo, Ridwan Pangenjurutengah, Indomarco Kutoarjo, Hidangan Seren, dan Toko Sido Rahayu.
Untuk menjaga stabilitas harga di tengah berbagai tantangan ekonomi, termasuk pengaruh kenaikan nilai tukar dolar, DINKUKMP terus bersinergi dengan berbagai instansi terkait. “Kami bersama bagian perekonomian dan dinas terkait akan terus melakukan pemantauan secara berkala agar harga kebutuhan pokok tetap stabil,” pungkasnya.(Ags)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....