Jatam PD Muhammadiyah Purworejo Jadikan Desa Keduren Kampung Aren
- 02 Agt 2026 19:48 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo - Desa Keduren, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, kini resmi menyandang predikat Kampung Aren. Peluncurannya ditandai dengan penanaman bibit pohon aren oleh Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Bermuhammadiyah Purworejo dan dihadiri Ketua PWM Jawa Tengah Dr KH Tafsir bersama jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Purworejo. Inisiatif Kampung Aren digagas Jaringan Jamaah Tani Muhammadiyah atau Jatam PD Muhammadiyah Purworejo bekerja sama dengan Asosiasi Aren Indonesia (AAI).
Wabup Purworejo, Dion mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, aren bisa menjawab dua tantangan sekaligus: ekonomi masyarakat dan kelestarian lingkungan. "Ini bisa menjadi salah satu solusi dalam menjawab tantangan dampak ekologi, dan menjawab pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat," kata Dion.
Ia menyebut aren lebih produktif dibanding kelapa sawit, sekaligus berperan sebagai tanaman konservasi. "Maka hari ini Muhammadiyah memberikan salah satu solusi untuk menjadi jawaban. Yaitu dengan penanaman pohon aren dan menjadikan Desa Keduren sebagai kampung aren," imbuhnya.
Pemkab Purworejo menegaskan siap bersinergi mendukung. Dion juga mengingatkan bahwa dakwah Muhammadiyah tak hanya lewat pengajian. "Kita bisa memberikan edukasi dan mengajak masyarakat untuk menanam tanaman konservasi, menjaga alam, menciptakan keseimbangan lingkungan untuk keberlanjutan generasi selanjutnya," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PD Muhammadiyah Purworejo Pujiono menyampaikan, Kampung Aren Keduren akan difungsikan sebagai pusat edukasi pertanian aren di Purworejo. "Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat bagaimana aren ini nanti menjadi komoditas. Setidak-tidaknya untuk memenuhi kebutuhan di Purworejo. Kalau nanti berkembang, bisa keluar Purworejo, harapannya sampai ekspor," ujar Pujiono.
Dengan potensi lahan dan dukungan organisasi, Jatam menargetkan aren Keduren menjadi komoditas unggulan baru. Mulai dari gula aren, nira, hingga produk turunan lain yang bernilai ekonomi.
Pemkab berharap model ini bisa direplikasi di desa lain. Dengan begitu, Purworejo tidak hanya memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi rakyat, tetapi juga menjaga fungsi konservasi alam untuk generasi mendatang.(Ags)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....