BNN Jateng Siapkan Ribuan Purna Paskibraka Jadi Penggiat Anti Narkoba

  • 05 Jun 2026 08:58 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah menyiapkan ribuan anggota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Jawa Tengah untuk menjadi penggiat anti narkoba. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat ketahanan generasi muda terhadap ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Upaya tersebut mengemuka saat BNN Jawa Tengah menerima audiensi Pengurus PPI Jawa Tengah di Kantor BNNP Jawa Tengah, Kamis, 4 Juni 2026. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan kolaborasi kedua pihak dalam mendukung program pencegahan narkoba di kalangan generasi muda.

Kepala BNN Jawa Tengah, Toton Rasyid, mengatakan PPI Jawa Tengah merupakan mitra strategis. PPI Jawa Tengah mewadahi ribuan generasi muda yang memiliki karakter disiplin, jiwa kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat ANANDA Bersinar dalam menciptakan generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berdaya saing. Oleh karena itu, potensi yang dimiliki anggota PPI dapat dioptimalkan untuk memperkuat gerakan pencegahan narkoba di lingkungan masing-masing.

"Tidak perlu berlama-lama, mari langsung gas kegiatan bersama. Terlebih saat ini kita sedang memasuki momentum Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang sangat tepat untuk menguatkan kolaborasi dan sinergi program," ucapnya.

Toton menilai sejumlah program dapat segera direalisasikan sebagai bentuk implementasi kerja sama kedua lembaga. Salah satunya melalui webinar yang melibatkan seluruh anggota PPI Jawa Tengah dalam rangka menyambut HANI 2026.

"Kita bisa menggelar webinar bersama yang melibatkan seluruh anggota PPI Jawa Tengah dalam rangka menyambut HANI 2026. Pengurus maupun anggota PPI juga dapat didorong menjadi Penggiat Anti Narkoba sehingga mampu menjadi teladan dan agen perubahan di lingkungannya masing-masing," katanya.

Selain itu, BNN Jawa Tengah juga mendorong pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi yang efektif bagi generasi muda. Platform digital dinilai dapat menjadi ruang kolaborasi untuk menyebarluaskan pesan-pesan pencegahan narkoba secara lebih luas.

"Kita juga bisa berkolaborasi melalui Podcast Wicara Narkoba menggunakan Mobil Podcast BNNP Jawa Tengah. Pesan-pesan edukasi dapat diterima lebih luas, khususnya oleh kalangan muda," ucapnya.

Sementara itu, Ketua PPI Jawa Tengah, Rizal Arnadi, menyatakan kesiapan organisasinya untuk memperkuat kolaborasi dengan BNN Jawa Tengah. Menurutnya, audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang telah dibangun sebelumnya.

"Audiensi ini sekaligus menjadi langkah tindak lanjut atas nota kesepahaman yang telah dibangun sebelumnya. PPI Jawa Tengah siap berkolaborasi dan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan edukasi maupun kampanye pencegahan narkoba yang dilaksanakan BNNP Jawa Tengah," ujarnya.

Melalui kolaborasi tersebut, BNN Jawa Tengah berharap semakin banyak generasi muda yang terlibat sebagai agen perubahan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Hal ini sekaligus dapat memperkuat gerakan Indonesia Bersinar di Jawa Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....