Pesta Rakyat Penutup HUT Jateng, Kuliner Hingga Cek Kesehatan Gratis
- 30 Agt 2026 20:28 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Ribuan warga memadati Alun-alun Kidul Boyolali untuk mengikuti pesta rakyat penutupan rangkaian Hari Ulang Tahun ke-81 Provinsi Jawa Tengah, Minggu 30 Agustus 2026. Beragam layanan dan hiburan disuguhkan secara gratis, mulai dari kuliner khas daerah, cek kesehatan, hingga olahraga bersama.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi saat mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan panitia. Warga dapat menikmati Gerakan Pangan Murah, pameran UMKM, senam bersama, hiburan rakyat, serta 4.500 porsi Soto Boyolali dan sego tumpang gratis.
Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah Borobudur Friendship Run 5K yang diikuti sekitar 1.000 peserta. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Bank Jateng Borobudur Marathon yang akan digelar pada 15 November 2026 mendatang.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan menjadi wujud semangat kebersamaan yang diusung dalam tema HUT ke-81 Jateng, "Jawa Tengah Wolung Pulo Siji, Gumregut Nyawiji". Momentum tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
"Ini adalah bentuk dari apa yang selalu disampaikan Pak Gubernur Ahmad Luthfi, bahwa kita tidak bisa bekerja sendiri, kita bukan Superman, tapi kita harusnya super tim," kata Sumarno seusai mengikuti Friendship Run.
Menurutnya, semangat gumregut berarti bersemangat, sedangkan nyawiji berarti menyatu dalam tujuan bersama. Nilai tersebut diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak untuk menghadirkan kegiatan yang dapat dinikmati masyarakat luas.
Selain memberikan hiburan, kegiatan tersebut juga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga dan pemeriksaan kesehatan gratis. Sumarno menilai aktivitas fisik dapat membangun energi positif sekaligus menumbuhkan sportivitas dan integritas.
Pesta rakyat itu juga menjadi ajang promosi potensi unggulan Boyolali kepada masyarakat. Kuliner khas, produk susu, hingga wisata alam di kawasan Merapi-Merbabu diperkenalkan sebagai kekuatan daerah yang layak dikembangkan.
Menurut Sumarno, penyelenggaraan event olahraga dan keramaian publik mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Kehadiran pengunjung dari berbagai daerah membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasar.
Dukungan terhadap UMKM juga diberikan Bank Jateng dengan menghadirkan 10 pelaku usaha yang telah melalui proses seleksi dan kurasi. Mereka mendapatkan fasilitas stan gratis untuk memasarkan produk kepada ribuan pengunjung yang hadir.
Direktur Bisnis Dana, Jasa, dan UMKM Bank Jateng, Anna Kusumarita, mengatakan kegiatan tersebut menciptakan perputaran ekonomi secara langsung di tengah masyarakat. Selain itu, event juga menjadi sarana edukasi transaksi digital bagi pelaku usaha dan pengunjung.
Kemeriahan Friendship Run semakin terasa dengan hadirnya peserta berkostum unik, salah satunya Zida Haskaria yang berlari sambil memanggul hasil bumi. Pisang, singkong, daun singkong, telur, dan berbagai umbi-umbian dibawanya sebagai representasi kehidupan petani di Boyolali bagian utara.
"Saya dari Boyolali bagian utara yang rata-rata mayoritas adalah petani. Jadi ini hasil kebunnya saya bawa," ujar Zida.
Meski membawa hasil panen selama berlari, Zida tetap mampu menyelesaikan rute 5 kilometer dalam waktu sekitar 45 menit. Ia mengaku menikmati suasana acara yang meriah dan penuh kebersamaan.
"Untuk event-nya ini seru, rutenya juga asyik. Lima kilo itu terasa bahagia, enggak begitu capek karena enggak ada tanjakan cintanya," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....