Cara Unik Desa Wadas Peringati Hari Lahir Pancasila, Mancing Sekaligus Berbagi

  • 02 Jun 2026 09:55 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo – Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo memperingati Hari Lahir Pancasila, Senin, 1 Juni 2026 dengan cara yang unik. Melalui kegiatan bertajuk Randu Alas Mancing Mania, warga tidak hanya menyalurkan hobi memancing, tetapi juga berbagi kepada anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan yang digelar di kawasan Embung Puncak Randu Alas tersebut diikuti sekitar 150 pemancing dari berbagai daerah, mulai dari Purworejo, Wonosobo, hingga Magelang. Panitia menyediakan hadiah total Rp1.750.000 bagi para pemenang lomba.

Kepala Desa Wadas, Fahri Setiyanto, mengatakan seluruh hasil pendaftaran peserta dimanfaatkan untuk membantu delapan anak yatim piatu di Desa Wadas. Menurutnya, kegiatan tersebut sengaja dirancang agar memiliki nilai sosial sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.

"Kurang lebih tiga bulan saya memelihara ikan di embung tersebut. Setelah ikan tumbuh besar, saya berpikir bagaimana cara memanennya yang bisa bermanfaat bagi masyarakat, akhirnya dipilih konsep lomba memancing dan hasilnya disalurkan untuk anak yatim piatu," ujar Fahri saat ditemui, Selasa, 2 Juni 2026.

Berbagai jenis ikan ditebar di embung tersebut, di antaranya ikan nila, tawes, patin, nilem, dan ikan mas dengan jumlah mencapai ribuan ekor. Seluruh bibit ikan merupakan inisiatif dan dibiayai secara pribadi oleh Kepala Desa Wadas.

Nama Randu Alas sendiri diambil dari keberadaan pohon randu berukuran besar yang menjadi ikon kawasan embung. Lokasi tersebut kini mulai dikenal sebagai salah satu potensi wisata desa yang terus dikembangkan.

Fahri menegaskan kegiatan tersebut tidak bertujuan mencari keuntungan. Ia menyebut semangat utama yang diusung adalah berbagi dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Tujuannya murni untuk berbagi dengan anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan. Alhamdulillah mendapat dukungan dari Karang Taruna, masyarakat, dan berbagai pihak," katanya.

Ke depan, Pemerintah Desa Wadas berharap kawasan embung dapat terus dikembangkan, termasuk melalui pembangunan embung permanen pascaproyek Bendung Bener. Selain mendukung sektor pertanian saat musim kemarau, keberadaan embung juga diharapkan mampu menjadi destinasi wisata yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Melalui Randu Alas Mancing Mania, Desa Wadas menunjukkan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya diwujudkan melalui upacara seremonial. Akan tetapi, juga melalui aksi nyata yang mencerminkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra. Menurutnya, konsep yang diusung Pemerintah Desa Wadas mampu memadukan hiburan, kebersamaan, dan kepedulian sosial dalam satu kegiatan yang bermanfaat.

"Luar biasa apa yang telah diinisiasi oleh Pak Kades Wadas. Kegiatan memancing ini tidak hanya menjadi sarana menyalurkan hobi, tetapi juga dikemas dengan nilai sosial yang kuat," ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....