Rutan Purworejo Jadikan Iduladha Sarana Pembinaan Spiritual Warga Binaan

  • 28 Mei 2026 00:20 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo – Rutan Kelas IIB Purworejo menjadikan momentum Idul Adha 1447 Hijriah sebagai sarana pembinaan spiritual bagi warga binaan. Kegiatan tersebut diikuti seluruh pegawai bersama 183 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu, 27 Mei 2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Idul Adha yang dipusatkan di lingkungan Rutan Purworejo. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian dan penguatan spiritual bagi WBP.

Salat Idul Adha dipimpin imam dan khatib dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo. Dalam khutbahnya, khatib menekankan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial.

Pesan tersebut dinilai relevan bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan. Nilai-nilai itu diharapkan membantu WBP membangun kembali hubungan dengan diri sendiri dan masyarakat.

Usai salat Id, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan lima ekor kambing kurban di area rutan. Hewan kurban tersebut berasal dari bantuan dan partisipasi berbagai pihak.

Panitia kurban memastikan proses penyembelihan berlangsung sesuai syariat Islam. Aspek kebersihan dan keamanan juga diperhatikan selama proses berlangsung.

Daging kurban kemudian didistribusikan kepada warga binaan, masyarakat sekitar, dan pihak terkait. Penyaluran dilakukan sebagai bentuk kebersamaan pada Hari Raya Idul Adha.

Kepala Rutan Purworejo, David Saptoaji Putra, mengatakan Idul Adha bukan sekadar ritual ibadah tahunan. Momentum tersebut juga menjadi sarana pembelajaran mental dan spiritual bagi warga binaan.

“Momentum Idul Adha menjadi sarana pembelajaran bagi WBP tentang nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan bantuan hewan kurban untuk Rutan Purworejo,” ujarnya.

David berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat keimanan dan kepedulian sosial warga binaan. Ia juga ingin rasa kebersamaan antar-WBP terus tumbuh selama menjalani pembinaan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif di lingkungan rutan. Pihak rutan optimistis pembinaan kepribadian dan spiritual WBP akan meningkat melalui kegiatan serupa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....