Ekonomi Lesu, Warga Muhammadiyah Kota Magelang Tetap Antusias Berkurban

  • 27 Mei 2026 20:45 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Idul Adha 1477 Hijriah/ 2026
  • Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Magelang
  • ekonomi lesu

RRI.CO.ID, Kota Magelang – Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih lesu, animo warga Muhammadiyah Kota Magelang untuk berkurban pada Idul Adha 1447 Hijriah/2026 tetap tinggi. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang berhasil menghimpun 108 ekor sapi dan 257 ekor kambing kurban.

Ketua PDM Kota Magelang, Muhammad Rifqi menjelaskan, jumlah tersebut juga mencakup dua bagian sapi yang terkumpul dari berbagai unsur Muhammadiyah di Kota Magelang. Hewan kurban berasal dari tingkat ranting, Amal Usaha Muhammadiyah dan Aisyiyah (AUM/AUA), hingga LazisMu.

”Terdiri atas 24 ekor sapi dan empat bagian sapi, serta 72 ekor kambing di tingkat Pimpinan Ranting Muhammadiyah. Di Amal Usaha Muhammadiyah dan Aisyiyah (AUM/AUA) menyumbang 45 ekor sapi ditambah dua bagian dan 167 ekor kambing, serta di LazisMu sebanyak 38 ekor dan tiga bagian sapi serta 18 ekor kambing,” katanya, Rabu, 27 Mei 2026.

Rifqi mengatakan, ratusan hewan kurban tersebut diperkirakan memberi manfaat bagi sekitar 17 ribu penerima. Distribusi hewan kurban tersebar di 26 titik pelaksanaan Salat Iduladha di Kota Magelang.

“Selain sebagai pusat ibadah, titik-titik tersebut juga menjadi basis pengelolaan dan penyaluran daging kurban kepada masyarakat. Selain itu, 38 ekor sapi, dagingnya diolah menjadi rendang kaleng siap saji dalam program RendangMU,” katanya.

Menurut Rifqi, Muhammadiyah terus memperbaiki tata kelola kurban dari tahun ke tahun. Perbaikan dilakukan mulai pendataan, dokumentasi, hingga distribusi hewan kurban.

Ia menegaskan, upaya tersebut dilakukan agar ibadah kurban tidak hanya sah secara syariat. Namun, pelaksanaannya juga tetap akuntabel secara organisasi.

“Ke depan, Muhammadiyah Kota Magelang menargetkan jumlah hewan kurban dan penerima manfaat terus meningkat. Tidak hanya sebagai bentuk syiar keagamaan, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan peran sosial organisasi di tengah masyarakat,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....