Samuel Wattimena Soroti Potensi Besar Pengembangan Kawasan Pecinan Semarang

  • 24 Mei 2026 10:26 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Anggota Komisi VII DPR RI sekaligus desainer nasional Samuel J.D. Wattimena mendorong pengembangan kawasan Pecinan Semarang sebagai destinasi wisata heritage dan pusat ekonomi kreatif berbasis budaya. Hal itu disampaikan saat melakukan kunjungan dan berdiskusi bersama Pokdarwis Krabat Pecinan pada Sabtu malam 23 Mei 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Samuel meninjau sejumlah sudut kawasan Pecinan yang selama ini dikenal memiliki kekayaan sejarah, budaya, kuliner, serta aktivitas perdagangan yang masih terjaga. Karakter kuat kawasan dengan bangunan berarsitektur Tionghoa, rumah toko bersejarah, hingga tradisi masyarakat menjadi modal penting dalam pengembangan pariwisata budaya di Kota Semarang.

“Kawasan heritage bukan hanya tentang menjaga bangunan lama, tetapi juga menjaga kehidupan budaya, tradisi masyarakat, serta aktivitas ekonomi yang tumbuh di dalamnya. Ini menjadi kekuatan penting bagi pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Samuel dalam diskusi bersama pengurus Pokdarwis dalam keterangan tertulisnya.

Ia menilai pengembangan kawasan heritage perlu dilakukan secara terintegrasi tanpa menghilangkan identitas budaya yang menjadi ciri khas kawasan. Menurutnya, Pecinan Semarang memiliki karakter yang tidak dimiliki daerah lain sehingga harus dijaga sekaligus dikembangkan secara modern dan kreatif.

Selain berdialog dengan pengurus Pokdarwis Krabat Pecinan, Samuel juga berbincang dengan pelaku UMKM dan masyarakat setempat. Ia melihat potensi besar kawasan tersebut untuk berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif berbasis budaya yang mampu menggerakkan usaha masyarakat.

Diskusi yang berlangsung membahas berbagai strategi pengembangan kawasan, mulai dari penguatan promosi wisata, penataan kawasan heritage, pemberdayaan UMKM lokal, hingga pengembangan event budaya yang berkelanjutan untuk menarik wisatawan. Samuel juga menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga keberlangsungan kawasan budaya. Menurutnya, anak muda dapat berperan melalui inovasi kreatif, digitalisasi promosi wisata, hingga pengembangan produk UMKM yang lebih adaptif terhadap pasar modern.

Ketua Pokdarwis Krabat Pecinan, Hengky Hidayat Pranadya, mengatakan kunjungan tersebut menjadi motivasi baru bagi komunitas dan masyarakat untuk terus menjaga warisan budaya kawasan Pecinan Semarang.

“Senang bisa berbagi cerita tentang Pecinan Semarang bersama Pak Samuel Wattimena. Kehadiran beliau menjadi semangat bagi kami untuk terus menjaga dan mengenalkan budaya, sejarah, serta kehidupan Pecinan kepada masyarakat yang lebih luas,” katanya.

Menurut Hengky, selama ini Pokdarwis Krabat Pecinan aktif mengembangkan berbagai program wisata berbasis komunitas, seperti wisata sejarah, wisata kuliner, tur lorong heritage, hingga kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat lokal.

Ia menambahkan, kawasan Pecinan Semarang memiliki potensi besar untuk terus berkembang karena didukung keberagaman budaya, kuliner khas, dan aktivitas perdagangan yang telah berlangsung turun-temurun. Namun, pengembangan kawasan dinilai memerlukan dukungan lintas sektor, terutama dalam penguatan infrastruktur, promosi wisata, dan pembinaan UMKM.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....