Cegah Stunting, IDI dan TP PKK Kota Semarang Kolaborasi

  • 24 Mei 2026 10:24 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Semarang bersama TP PKK Kota Semarang menggelar kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan itu bertemakan “Mewujudkan Generasi Sehat Tanpa Stunting melalui Edukasi dan Skrining Balita di Kota Semarang” pada Sabtu 23 Mei 2026 di Gedung I Lantai 6 Universitas Dian Nuswantoro (Udinus).

Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Semarang sekaligus Wakil Wali Kota Semarang, Lies Iswar Aminuddin, dan Plt Ketua IDI Cabang Kota Semarang, dr. Prihatin Iman Nugroho, M.Kes., Sp.P menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Semarang ke-479 dan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118.

Lies Iswar Aminuddin menyampaikan bahwa stunting masih menjadi perhatian bersama karena berdampak terhadap kualitas generasi masa depan. Oleh karena itu, edukasi kesehatan kepada masyarakat dan deteksi dini pertumbuhan anak perlu terus dilakukan secara berkesinambungan.

“Pencegahan stunting tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah, organisasi profesi, akademisi, maupun keluarga,” kata Lies dalam sambutannya.

Plt Ketua IDI Kota Semarang, dr. Prihatin Iman Nugroho, M.Kes., Sp.P menuturkan jika dokter memiliki tanggung jawab sosial dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif. “Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian profesi dokter kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak dan pemenuhan gizi yang baik sejak dini,” ucapnya.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi edukasi kesehatan, skrining pertumbuhan dan perkembangan balita, konsultasi kesehatan dan gizi, pemeriksaan kesehatan dasar, demonstrasi pengolahan makanan bergizi, hingga pembagian makanan tambahan (PMT).

Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Selain memperoleh pemeriksaan kesehatan dan edukasi, masyarakat juga mendapatkan media edukasi, doorprize, dan souvenir sebagai bentuk apresiasi partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga.

Melalui kegiatan ini, IDI Kota Semarang berharap sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting di Kota Semarang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....