Kecamatan Pedurungan dan Special Olympics Jateng Gelar Inklusi Fun Competition

  • 22 Mei 2026 18:41 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Kecamatan Pedurungan berkolaborasi dengan Special Olympics Indonesia Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Inklusi Fun Competition yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Pedurungan, Jumat, 22 Mei 2026, ini wujud nyata dalam menciptakan ruang inklusif bagi anak-anak difabel untuk berekspresi, berprestasi, dan berinteraksi setara ditengah masyarakat.

Event yang dibuka Camat Pedurungan Nurul Hidayati SIP MSos ini didampingi Ketua SOIna Jateng, Kristijani Kirana sekaligus Sekretaris Jenderal SOIndonesia. Selain itu juga dihadiri anggota Provinsi Jawa Tengah Rr Maria Tri Mangesti SE, serta tokoh masyarakat penggerak inklusi dan UMKM di Kota Semarang.

"Kehadiran para tamu undangan menjadi bentuk dukungan dan kepedulian nyata terhadap Anak Bertalenta Khusus Disabilitas Intelektual di Kota Semarang. Ini penting agar semakin mandiri, percaya diri, berprestasi dan berguna bagi lingkungannya," kata Nurul.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti seluruh peserta, pendamping, guru, serta panitia dengan penuh antusiasme. Suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan semakin terasa saat kegiatan dilanjutkan dengan opening ceremony yang berlangsung khidmat dan meriah.

Camat Pedurungan menyampaikan pentingnya menciptakan lingkungan yang inklusif, suportif, dan ramah bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.Sebanyak 140 orang turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini, mereka terdiri atas atlet atau peserta dari SLBN Semarang, orang tua dan pendamping, guru SLBN Semarang, serta panitia pelaksana.

Ia mengatakan, berbagai perlombaan dan aktivitas menarik diselenggarakan untuk memeriahkan acara. Kompetisi olahraga meliputi cabang olahraga tenis meja dan bocce yang diikuti oleh para atlet disabilitas, sementara cooking class diikuti oleh para orang tua peserta sebagai bentuk pemberdayaan keluarga dan penguatan keterlibatan orang tua dalam mendukung perkembangan anak.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan dibagi di beberapa titik area Kantor Kecamatan Pedurungan. Kompetisi tenis meja dilaksanakan di aula kantor kecamatan, sedangkan kompetisi bocce, cooking class, bazar UMKM, dan food festival berlangsung di halaman kantornya.

"Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana hiburan dan pemberdayaan masyarakat melalui hadirnya bazar UMKM, dan food festival. Ada juga hiburan solo organ dari Yayasan Rumah Kasih Bapa yang semakin menambah kemeriahan suasana acara," ungkapnya.

Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana tampak sangat meriah, hangat, dan penuh dukungan positif. Anak-anak disabilitas terlihat sangat gembira dan antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Sorak semangat dari para pendamping, guru, dan masyarakat turut memberikan energi positif bagi seluruh peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Pada kompetisi cabang olahraga bocce, para atlet berhasil menunjukkan semangat sportivitas dan kemampuan terbaiknya. Adapun para pemenang kompetisi bocce yaitu:

  • Juara 1: Krishna Wisnu Sanjaya
  • Juara 2: Abdilla Nailatul Izzah
  • Juara 3: Michelina Ardelia Callie
  • Harapan 1: Diviansyah Kasyafani Al-Abiyyu
  • Harapan 2: Keyza Callysta Eliana
  • Harapan 3: Riska Arin Nisrina

Sementara itu, pada kompetisi cabang olahraga tenis meja, para peserta juga tampil penuh percaya diri dan semangat juang tinggi. Adapun para pemenang kompetisi tenis meja yaitu:

  • Juara 1: Agustian Zaky Rahmanto
  • Juara 2: Arumanadi Nugraha
  • Juara 3: Mahendra Adhi Ramadan
  • Harapan 1: Anando Raska Alkhatiri
  • Harapan 2: Raihan Maulana Marwan
  • Harapan 3: Muhammad Ilham Syaputra

Melalui kegiatan Inklusi Fun Competition ini, Nurul berharap, semangat inklusivitas, kepedulian sosial, dan penghargaan terhadap keberagaman dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan hiburan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat pesan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berkarya, dan meraih prestasi.

Ia menjelaskan, SOIna Jawa Tengah juga terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai institusi dalam upaya menumbuhkan inklusi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....