PMI Kudus Dapat Bantuan Alat Medis Baru, Pengolahan Plasma Darah Lebih Optimal

  • 22 Mei 2026 16:21 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kudus - Kehadiran alat medis baru bantuan dari Djarum Foundation melalui Universitas Muhammadiyah Kudus menjadi angin segar bagi PMI Kabupaten Kudus dalam memaksimalkan pelayanan donor darah kepada masyarakat. Bantuan tersebut diserahkan dalam acara serah terima yang digelar di Aula PMI lantai 2, Jumat, 22 Mei 2026.

Sekretaris PMI Kudus, Imam Santosa menyampaikan, peralatan medis yang diterima sangat membantu proses pengolahan darah. Khususnya pemisahan plasma yang sebelumnya masih dilakukan dengan metode sederhana.

“Selama ini proses pemisahan plasma masih dilakukan secara manual sehingga waktu penyimpanannya terbatas. Dengan alat baru ini tentu pelayanan kami menjadi lebih maksimal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, plasma darah kini memiliki manfaat yang semakin luas karena dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan medis dan pengobatan. Oleh karena itu, keberadaan alat pemisah plasma dinilai sangat penting dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Menurut Imam, bantuan tersebut juga membuat penyimpanan plasma menjadi lebih efisien dan aman sehingga stok plasma dapat lebih mudah dikelola saat kebutuhan meningkat. Bila nanti plasma yang tersedia jumlahnya banyak, tentu bisa lebih mudah dimanfaatkan ketika ada pasien yang membutuhkan.

Sementara General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiarto mengatakan, bantuan alat medis diberikan agar proses pengolahan darah dari para pendonor dapat berjalan lebih baik. Alat-alat ini memang dibutuhkan untuk membantu PMI memproses, menyimpan, hingga menyiapkan darah agar siap digunakan kembali ketika dibutuhkan masyarakat.

Ia menyebutkan terdapat sejumlah peralatan medis yang diserahkan. Mulai dari alat pemisah plasma hingga perangkat penyimpanan darah, yakni Shock Freezer For Plasma, Plasma Freezer HPF120, Sterile Connecting Device dan Refrigerated Centrifuge Kubota 8730.

“Bantuan ini diharapkan tidak hanya mendukung pelayanan PMI, tetapi juga memperkuat sektor kesehatan di Kabupaten Kudus secara menyeluruh. Kami berharap alat ini bisa langsung dimanfaatkan sehingga pelayanan PMI kepada masyarakat semakin optimal,” ucap Achmad Budiarto. (RK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....