Satu Domba untuk Satu Kampung, Potret Minimnya Kurban di Pelosok
- 21 Mei 2026 11:30 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang- Di tengah melimpahnya distribusi daging kurban di perkotaan, masih terdapat sejumlah wilayah pelosok yang minim menerima hewan kurban saat Iduladha. Bahkan, di beberapa daerah, satu ekor domba harus dibagikan untuk satu kampung karena keterbatasan jumlah hewan kurban yang tersedia.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Zaini Tafrikan, mengatakan kondisi tersebut masih ditemukan di sejumlah desa prioritas yang menjadi sasaran program Tebar Hewan Kurban (THK). Oleh karena itu, lembaganya terus mendorong pemerataan distribusi agar masyarakat di pelosok juga dapat merasakan kebahagiaan Iduladha.
“Di kota itu daging kurban sering kali menumpuk. Akan tetapi, ada saudara-saudara kita di pelosok yang belum semuanya merasakan momentum dan makan daging kurban sebagaimana yang biasa kita makan hari ini,” ujar Zaini dalam dialog Semarang Menyapa Pro 1 RRI Semarang, Selasa, 19 Mei 2026.
Sementara, Senior Officer Fundraising THK Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Khoirun Nizar, mengungkapkan, masih ada daerah yang hampir tidak memiliki aktivitas penyembelihan hewan kurban. Setelah salat Iduladha, warga bahkan kembali menjalani aktivitas sehari-hari tanpa merasakan pembagian daging kurban.
“Ada desa yang setelah salat Iduladha selesai, ya sudah warga pulang dan bekerja lagi. Tidak ada potong kurban,” ungkap Nizar.
Ia mencontohkan, salah satu wilayah di Kebumen sempat mengalami kondisi tersebut. Karena jumlah daging sangat terbatas, masyarakat tidak membagikannya dalam bentuk mentah, melainkan dimasak bersama agar bisa dinikmati lebih banyak warga.
“Karena dagingnya sedikit, masyarakat tidak dibagikan mentah. Dimasak bersama, kuahnya dibanyakin, dagingnya seadanya supaya semua bisa merasakan,” katanya.
Menurut Nizar, kondisi tersebut menjadi alasan Dompet Dhuafa terus memperluas program THK sejak 1994. Tahun ini, lembaga tersebut menargetkan distribusi hewan kurban ke sejumlah desa prioritas, termasuk wilayah yang minim kurban di Jawa Tengah.
“Tujuan kami bagaimana sebaran daging kurban ini bisa sampai ke pelosok. Di momen Iduladha ini mereka juga bisa merasakan daging segar yang langsung disembelih dan dibagikan,” jelasnya.
Selain pemerataan distribusi, program ini juga diharapkan membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya berbagi dan berkurban. Dompet Dhuafa menilai kebahagiaan Iduladha seharusnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah terpencil dan selama ini jarang tersentuh distribusi daging kurban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....