Inovasi QRIS Jadi Penguat Transparansi dan Capaian Target Parkir Kota Pekalongan
- 20 Mei 2026 11:52 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Inovasi QRIS Jadi Penguat Transparansi dan Capaian Target Parkir Kota Pekalongan
RRI.CO.ID, Pekalongan – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekalongan optimis target pendapatan sektor parkir tahun 2026 dapat tercapai melalui sistem pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Berbagai langkah pembenahan sistem terus dilakukan, mulai dari penataan lokasi parkir hingga penguatan pengawasan juru parkir (jukir).
Kepala Dishub Kota Pekalongan, M. Restu Hidayat mengungkapkan, hingga minggu pertama Mei 2026, capaian pendapatan sektor parkir telah mencapai sekitar Rp447 juta. Jumlah tersebut berada di kisaran 30 persen dari target tahunan sebesar Rp1,6 miliar.
Menurutnya, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, capaian pendapatan parkir tahun ini sebenarnya menunjukkan tren yang lebih baik. Hanya saja, pada Januari dan Februari sempat terjadi perlambatan akibat sejumlah faktor, termasuk fokus penataan sistem dan persiapan lokasi parkir baru.
“Kalau dilihat per bulannya sebenarnya tahun ini lebih tinggi dibanding tahun lalu, namun di Januari dan Februari memang ada penurunan karena sebelumnya pendapatan sudah digenjot pada akhir tahun. Selain itu, menjelang puasa dan Lebaran kemarin kami juga fokus pada penertiban dan pembenahan sistem parkir,” ucapnya, Rabu, 20 Mei 2026.
Ia menambahkan, Dishub juga disibukkan dengan proses persiapan lelang sejumlah lokasi parkir baru, termasuk kawasan taman parkir strategis di pusat kota. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperluas potensi pendapatan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Meski demikian, pihaknya tetap optimistis target pendapatan dapat tercapai pada akhir tahun. Berbagai strategi terus dilakukan, termasuk penguatan koordinasi dengan para jukir dan tim pengelola parkir di lapangan.
“Harapannya setelah seluruh persiapan selesai, kita bisa mengejar kekurangan target setoran setiap bulannya. Tim parkir juga sudah bergerak melakukan sosialisasi, imbauan, sampai penagihan setoran rutin,” ujarnya.
Dukungan penuh terhadap transformasi pembayaran nontunai juga disampaikan Pemimpin Bank Jateng Kantor Cabang Pekalongan, Danar Widagdo. Ia menegaskan, Bank Jateng siap mendampingi proses migrasi transaksi tunai ke nontunai, khususnya bagi para juru parkir.
Menurut Danar, transformasi digital dalam sistem pembayaran parkir menjadi langkah besar dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah yang lebih modern, aman, dan transparan. “Proses transformasi dari tunai ke nontunai ini adalah salah satu langkah besar menjamin keberlangsungan proses keuangan yang ada,” ungkapnya.
Ia berharap terobosan ini dapat berjalan lancar. implementasi QRIS parkir bisa sukses dan berkembang lebih luas, serta mampu mendongkrak PAD Kota Pekalongan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....