Pemkot Mulai Pendataan dan Perbaiki Infrastruktur Pascabanjir Ngaliyan dan Tugu
- 16 Mei 2026 20:14 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memastikan penanganan dampak banjir di wilayah Ngaliyan dan Tugu terus berjalan secara bertahap dan terkoordinasi. Baik untuk kegiatan pembersihan kawasan terdampak maupun penanganan kerusakan infrastruktur.
Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Pemkot Semarang saat ini mulai melakukan pendataan dan survei kerusakan jalan lingkungan serta fasilitas permukiman warga yang terdampak banjir. Langkah tersebut dilakukan agar proses perbaikan dapat segera dilakukan sesuai tingkat kerusakan di lapangan.
“Untuk jalan lingkungan dan fasilitas permukiman warga, hari ini tim Disperkim mulai melakukan survei dan identifikasi kerusakan sebagai dasar penanganan lanjutan,” ujar Kepala Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati pada Sabtu 16 Mei 2026.
Pihaknya juga memberikan penjelasan terkait video yang beredar di media sosial mengenai kondisi jalan rusak pascabanjir. Jalan yang terlihat dalam video tersebut merupakan jalan utama yang terdampak luapan sungai, sehingga penanganannya membutuhkan koordinasi lintas kewenangan.
"Kerusakan tersebut terjadi akibat luapan arus sungai yang berdampak langsung pada badan jalan. Karena berkaitan dengan aliran sungai dan tanggul, penanganannya dilakukan melalui koordinasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dengan dukungan teknis dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang," terang perempuan yang akrab disapa Pipie.
Menurutnya, penanganan persoalan ini dibagi sesuai kewenangan agar bisa lebih cepat dan tepat. Disperkim fokus pada jalan lingkungan dan kawasan permukiman warga, sedangkan untuk jalan utama yang terdampak luapan sungai dilakukan koordinasi bersama BBWS dan DPU.
Meski demikian, Pipie menegaskan, seluruh jajaran tetap bergerak bersama di lapangan untuk memastikan penanganan tidak berjalan parsial atau sendiri-sendiri. Selain pembersihan lumpur dan sampah, koordinasi percepatan perbaikan infrastruktur juga terus dilakukan agar akses dan aktivitas masyarakat dapat segera pulih kembali.
“Yang terpenting bagi kami saat ini adalah memastikan warga tetap terlayani dan seluruh penanganan berjalan secepat mungkin sesuai kondisi di lapangan,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....