Pemkot Salatiga Luncurkan Tiga Program Strategis Perkuat Inovasi
- 10 Mei 2026 13:00 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Salatiga – Pemerintah Kota Salatiga meluncurkan tiga program strategis sekaligus untuk memperkuat peran pemuda, pemberdayaan ekonomi melalui koperasi, serta akselerasi inovasi pelayanan publik. Langkah ini diawali dengan pembukaan Workshop Jambore Pemuda, Pelatihan Tata Kelola Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP), dan peresmian sepuluh program inovasi daerah di Ruang Kaloka, Selasa, 6 Mei 2026.
Sinergi ini dirancang untuk menciptakan ekosistem daerah yang lebih mandiri dan kompetitif. Melalui sepuluh inovasi baru yang lahir dari para peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator, Pemkot Salatiga berharap ada perbaikan kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh warga.
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menegaskan bahwa kolaborasi antara pemuda yang kreatif dan lembaga ekonomi seperti koperasi adalah kunci kemajuan daerah. Ia meminta agar inovasi-inovasi yang telah diluncurkan tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan diimplementasikan secara konsisten.
“Kemajuan daerah memerlukan sinergi pemuda yang inovatif serta koperasi yang kuat. Saya berharap inovasi-inovasi ini menjadi berkah dan bermanfaat bagi peningkatan pelayanan serta kesejahteraan masyarakat,” ujar dr. Robby di hadapan para pengurus koperasi dan perwakilan pemuda.
Selain inovasi, penguatan kapasitas pengelola koperasi juga menjadi sorotan. Pelatihan bagi 30 pengurus KKMP se-Kota Salatiga difokuskan agar lembaga tersebut mampu bertransformasi menjadi unit usaha modern yang adaptif terhadap perubahan pasar.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Salatiga, Dr. Bayu Joko Mulyono, S.Sos., M.Si., menambahkan bahwa rangkaian kegiatan ini juga mencakup persiapan teknis bagi 129 pemuda Salatiga yang akan berlaga di Jambore Pemuda Jawa Tengah 2026.
“Kami menyiapkan pemuda untuk berkompetisi bersama 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Sementara untuk koperasi, fokusnya adalah perbaikan tata kelola dan pengembangan bisnis kemitraan seni lokal,” jelas Bayu.
Integrasi antara pengembangan SDM pemuda dan penguatan sektor ekonomi kerakyatan ini diharapkan mampu menjadi mesin penggerak baru bagi pembangunan Kota Salatiga yang lebih sejahtera dan berdaya saing tinggi. (eka)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....