Minyakita Langka, Harga Minyak Goreng Curah di Pekalongan Tembus Rp21.500/liter

  • 10 Mei 2026 08:03 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • MinyaKita Langka, Harga Minyak Goreng Curah di Pekalongan Tembus Rp21.500 Perliter
  • Harga Minyak Goreng Curah Melejit

RRI.CO.ID, Pekalongan – Kelangkaan minyak goreng Minyakita memicu lonjakan harga minyak goreng di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Pekalongan. Harga minyak goreng curah kini menembus Rp21.500 per liter.

Pantauan di Pasar Bojong, Kabupaten Pekalongan, Minggu, 10 Mei 2026, kenaikan harga terjadi merata pada berbagai jenis minyak goreng. Minyak goreng kemasan bermerek mengalami kenaikan sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000 per liter.

Harga tersebut bahkan melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang selama ini menjadi acuan masyarakat, yakni Rp20 ribu per liter. Sementara itu, harga juga ikut melonjak hingga mencapai Rp21 ribu per liter.

Kondisi tersebut diperparah dengan distribusi Minyakita yang dinilai belum stabil.Para pedagang mengaku kesulitan memperoleh pasokan, sehingga stok Minyakita di lapak mereka sering kosong.

Salah satu pedagang di Pasar Bojong, Asiyah, mengatakan terakhir kali dirinya menerima kiriman Minyakita terjadi sekitar sepekan sebelum Lebaran 2026. “Sekarang jarang ada yang jual Minyakita karena barangnya memang tidak ada, kalau pun ada, harganya juga sudah naik,” ujarnya.

Kelangkaan Minyakita membuat konsumen beralih ke minyak goreng curah maupun kemasan. Tingginya permintaan tersebut ikut mendorong kenaikan harga di pasaran.

Kondisi serupa juga dirasakan pedagang sembako di Pasar Wiradesa, Tikno. Ia mengatakan, biasanya sales Minyakita datang rutin setiap pekan, tetapi setelah Lebaran distribusi terhenti sehingga pedagang tidak lagi menjual produk tersebut.

“Harga Minyakita terjangkau oleh berbagai kalangan, yakni di bawah Rp19 ribu per liter, sehingga permintaan tetap tinggi dan selalu menjadi buruan masyarakat. Sejak menghilang dari peredaran, pembeli juga sepi,” katanya.

Para pedagang berharap pemerintah segera turun tangan. Distribusi dan harga minyak goreng, khususnya Minyakita di pasar tradisional diharapkan segera stabil agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....