Pengamat: Kesadaran dan Penegakan Hukum Jadi Kunci Atasi Sampah Sungai

  • 08 Mei 2026 10:34 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Pengamat lingkungan Universitas Diponegoro (Undip), Ika Bagus Priyambada menilai kesadaran masyarakat dan penegakan hukum menjadi kunci utama mengatasi persoalan sampah sungai. Menurutnya, persoalan tersebut masih terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam wawancara di Pro 1 RRI Semarang, Jumat, 8 Mei 2026, Ika mengatakan sampah domestik atau rumah tangga masih mendominasi permukaan sungai. Ia menilai persoalan sampah bukan lagi disebabkan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat.

Menurutnya, persoalan tersebut lebih berkaitan dengan kebiasaan dan kesadaran terhadap dampak lingkungan. Ia menegaskan pendidikan tinggi tidak selalu menjamin seseorang memiliki kepedulian terhadap kebersihan sungai.

“Pendidikan tinggi tidak menjamin seseorang melakukan hal yang benar. Ini soal memahami risiko bahwa sampah yang dibuang ke sungai akan berdampak buruk kembali kepada diri sendiri dan lingkungan,” katanya.

Ika mengatakan edukasi dan sosialisasi tetap perlu dilakukan kepada masyarakat. Terutama bagi warga yang belum memahami dampak buruk membuang sampah sembarangan.

Namun, menurutnya penegakan hukum juga harus diterapkan bagi masyarakat yang sengaja melanggar aturan agar perilaku membuang sampah ke sungai dapat ditekan. “Kalau sudah tahu dampaknya tetapi masih membuang sampah ke sungai, maka penegakan hukum harus dijalankan,” ujarnya.

Ia menilai program penanganan sampah yang dilakukan pemerintah belum sepenuhnya efektif. Hal itu terlihat dari jumlah timbulan sampah sungai yang belum menunjukkan penurunan signifikan.

Ia pun mendorong penanganan sampah dilakukan secara lebih terukur. Dengan begitu, perkembangan dan hasil penanganan dapat dipantau secara jelas.

Ika juga meminta masyarakat membiasakan membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi produksi sampah harian. “Membuang sampah ke tempat sampah itu bukan hal sulit, jika dilakukan secara massal, efek positifnya akan sangat terasa bagi kebersihan sungai kita,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....