Bagi Beras-Bedah Asrama Tunanetra, Kejati Jateng Penuhi Kebutuhan Warga di HUT ke-81
- 02 Sep 2026 13:56 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah memperingati HUT ke-81 dengan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari pembagian bantuan sembako, pemberian sepatu untuk pelajar, donor darah hingga bedah asrama tunanetra menjadi bagian dari rangkaian pengabdian kepada masyarakat.
"Yang pertama, pembagian 5 ton beras kepada ojek online dan masyarakat se-Semarang Raya yang terkena musibah. Kemudian yang kedua, pembagian 1.000 pasang sepatu terhadap siswa SLB, SD, dan SMP. Kemudian yang tiga, kita bedah asrama tunanetra, Sahabat Mata," kata Kepala Kejati Jawa Tengah, Teguh Subroto, usai upacara HUT Kejaksaan ke-81 di kantornya, Rabu, 2 September 2026.

Rangkaian kegiatan sosial tersebut belum berakhir dan akan dilanjutkan dengan bakti sosial ke Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan pada awal bulan depan. Selain itu, Kejati Jateng juga menjadwalkan kegiatan Kejaksaan Tinggi Bersholawat di Gentan, Sukoharjo.
"Minggu depan kita akan bakti sosial ke LP Nusakambangan rencananya awal bulan depan. Kemudian nantinya 1 Oktober saya akan melaksanakan Kejaksaan Tinggi Bersholawat di Gentan, Sukoharjo," ucapnya.
Selain kegiatan sosial, Kejati Jateng juga telah melaksanakan anjangsana, ziarah ke Taman Makam Pahlawan, dan upacara peringatan HUT Kejaksaan ke-81. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Jawa Tengah.
"Di samping juga tadi kita sudah anjangsana, juga kita sudah ke Taman Makam Pahlawan dan ini tadi melaksanakan upacara. Mungkin kegiatan-kegiatan yang dilakukan ini lebih bermanfaat dan bisa dirasakan kepada masyarakat Jawa Tengah," tuturnya.
Pada momentum ulang tahun ini, Teguh berpesan kepada seluruh jajaran Kejaksaan untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi. Menurutnya, kepercayaan publik merupakan modal penting dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
"Pesan untuk jajaran, jaga kekompakan. Kembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan, khususnya Jawa Tengah," ucap Teguh.
Ia menambahkan, upaya membangun kepercayaan masyarakat harus diwujudkan melalui penegakan hukum yang profesional dan sesuai koridor hukum. Selain itu, Kejaksaan juga terus memperkuat peran dalam pendampingan proyek strategis nasional dan penyuluhan hukum kepada masyarakat.
"Upayanya yang jelas dengan penegakan hukum tetap berjalan sesuai koridor. Kemudian intelijen kita juga melaksanakan program untuk melakukan penyuluhan hukum, kemudian pendampingan proyek strategis nasional," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....