Perkuat Ekonomi Warga, Perhutani Purwodadi Pantau Progres Agroforestry Tebu
- 01 Mei 2026 11:36 WIB
- Semarang
RRI.CO,.ID Grobogan - Perum Perhutani KPH Purwodadi melakukan monitoring dan evaluasi (monev) tanaman agroforestry tebu di wilayah BKPH Bandung untuk memastikan pengelolaan sesuai prinsip keberlanjutan. Kegiatan yang melibatkan LMDH ini mencakup 28 petak lahan seluas 148,2 hektare di wilayah RPH Dersemi, Sepreh, Pekuwon, dan Bandung.
Tim melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman dan estimasi produktivitas. Hal ini bertujuan untuk memastikan program kemitraan produktif berjalan efektif.
Administratur Perhutani KPH Purwodadi melalui Kepala Sub Seksi Kemitraan Produktif KPH Purwodadi, Agus Winarno, menyampaikan kegiatan monitoring dan evaluasi ini penting untuk memastikan pelaksanaan program kemitraan kehutanan berjalan dengan baik. Dengan demikian, program ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak.
“Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan agroforestry tebu di kawasan hutan BKPH Bandung berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tetap menjaga kelestarian hutan, serta mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat desa hutan. Program ini merupakan bentuk sinergi antara Perhutani dan LMDH dalam mengoptimalkan pemanfaatan ruang tumbuh di bawah tegakan hutan secara produktif dan berkelanjutan,” ujarnya melalui siaran pers, Jumat, 1 Mei 2026.
Sementara itu, anggota Tim Monitoring dan Evaluasi Agroforestry, Gonang Legowo, menjelaskan, hasil pemantauan sementara menunjukkan kondisi pertumbuhan tanaman tebu di beberapa petak tergolong baik. Selain itu, juga memiliki potensi produktivitas yang cukup menjanjikan.
“Kami juga melakukan pengukuran keluasan lahan serta melihat perkembangan tanaman untuk memperkirakan potensi hasil panen. Data ini penting sebagai bahan evaluasi dan perencanaan pengelolaan selanjutnya agar program agroforestry dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya.
Perwakilan LMDH Sido Makmur, Dwi Mujijanto, menyampaikan apresiasi kepada Perhutani yang terus memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam pengelolaan agroforestry di kawasan hutan. "Dengan adanya program agroforestry tebu ini, masyarakat dapat memperoleh tambahan penghasilan sekaligus tetap menjaga kelestarian hutan,” ujarnya.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan pengelolaan agroforestry tebu di wilayah BKPH Bandung KPH Purwodadi dapat berjalan secara optimal, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan. Hal ini sekaligus menjadi upaya menjaga fungsi ekologis hutan sebagai penyangga kehidupan dan kelestarian lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....