Tingkatkan Akses Sanitasi Warga Grobogan, Perhutani Salurkan Bantuan Rp63,7 Juta
- 20 Agt 2026 08:55 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Grobogan – Perum Perhutani KPH Telawa menyalurkan bantuan pembangunan dan perbaikan sanitasi MCK layak senilai Rp63,7 juta kepada 10 rumah tangga di Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan. Bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya rumah tangga dengan kondisi ekonomi rentan, memperoleh fasilitas sanitasi yang lebih layak.
Bantuan diserahkan pada Rabu, 19 Agustus 2026 dan diharapkan dapat mendukung kesehatan lingkungan serta mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Fasilitas MCK yang memadai juga menjadi bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Administratur KPH Telawa Titus Aryanto mengatakan, program TJSL merupakan bentuk tanggung jawab sosial Perhutani kepada masyarakat, terutama warga di sekitar kawasan hutan. Menurutnya, dukungan terhadap kebutuhan dasar menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa hutan.
“Selain program-program kehutanan yang dijalankan pada pengelolaan hutan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa hutan, Perhutani juga memiliki tanggung jawab sosial untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Titus.
Ia berharap bantuan sanitasi tersebut memberikan manfaat nyata bagi warga penerima. Menurut Titus, kontribusi Perhutani kepada masyarakat sekitar hutan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan ekonomi, tetapi juga mencakup kebutuhan dasar seperti kesehatan dan lingkungan.
Kepala Desa Ketro Suwarsih mengapresiasi bantuan yang diberikan Perhutani. Ia menilai program tersebut membantu warga mendapatkan fasilitas MCK yang lebih layak sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan bersih.
“Kami pemerintah Desa Ketro berterima kasih atas pemberian program jambanisasi dari Perhutani. Bantuan ini sangat berarti untuk meningkatkan kesejahteraan serta meningkatkan kesehatan masyarakat Desa Ketro,” katanya.
Menurut Suwarsih, kerja sama antara masyarakat dan Perhutani dalam pengelolaan hutan selama ini juga memberikan dampak terhadap perekonomian warga. Karena itu, ia berharap kolaborasi tersebut terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa.
Penyaluran bantuan dilakukan di Balai Desa Ketro dengan melibatkan pemerintah desa dan warga penerima. Perbaikan fasilitas sanitasi diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara fisik, tetapi juga meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan MCK dan lingkungan secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....